Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel menargetkan pendapatan dan EBITDA bakal tumbuh sejalan dengan industri menara telekomunikasi di sepanjang 2026.
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menjelaskan, pada 2026 tren industri menara telekomunikasi akan cenderung datar, tetapi dalam waktu dekat akan ada lelang spektrum untuk operator telekomunikasi.
Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berencana membuka lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, yang akan diperebutkan oleh PT Telekomunikasi Selular, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dan PT Indosat Tbk (ISAT).
“Ini menjadi peluang yang baru untuk kami di Mitratel untuk bisa melakukan ekspansi, baik dari sisi jangkauan ataupun melakukan penguatan atas wilayah cakupan yang ada,” jelasnya dalam paparan publik, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: Pertamina Turunkan Harga Pertamax Turbo, Dex, Dexlite dan Avtur, Harga Pertamax Tetap
Pria yang akrab dipanggil Teddy ini menyampaikan saat ini tren industri menuju next-gen towerco dengan ekosistem yang terintegrasi termasuk Power-as-a-Service (PaaS) dengan pertumbuhan pendapatan industri menara diproyeksikan pada 1,2%.
Selain itu, kata Teddy, industri menara telekomunikasi tahun ini juga masih dipengaruhi oleh ketidakpastian marko seperti ketegangan geopolitik, dinamika suku bunga The Fed dan harga minyak dunia.
“Adaptasi teknologi baru seperti Internet Rakyat yang sedang digeber internet provider baik Surge dan MyRepublic diharapkan bisa mendapatkan peluang,” ucapnya.
Untuk menangkap peluang tersebut, manajemen MTEL menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 2,9 triliun untuk menggelar ekspansi organik di sepanjang 2026.
Dengan anggaran tersebut, MTEL mengincar ada penambahan tentant secara organik sebesar 2.500 dan 9.000 kilometer penambahan panjang billable fiber optik di sepanjang tahun ini.
“Kami merencanakan untuk menggelar ekspansi dengan penambahan tenant secara organik. Artinya, kami bangun 2.500 tenant. Kemudian, kami juga akan masuk ke bisnis FIxed Wireless Access,” ucap Teddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
- Indosat
- Mitratel
- Telkomsel
- XL Axiata
- MTEL
- Fixed Wireless Access (FWA)
- Next-Gen TowerCo
- Ekspansi Mitratel
- fiber optik Mitratel
- pendapatan Mitratel 2026
- EBITDA Mitratel
- industri menara telekomunikasi
- lelang frekuensi Komdigi
- spektrum 700 MHz
- spektrum 2,6 GHz
- Power-as-a-Service (PaaS)
- belanja modal Mitratel
- capex MTEL 2026
- penambahan tenant organik














