kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Operasional Penerbangan AirAsia Belum Terdampak Signifikan Kabut Asap Karhutla


Senin, 12 Oktober 2026 / 15:54 WIB
Operasional Penerbangan AirAsia Belum Terdampak Signifikan Kabut Asap Karhutla
ILUSTRASI. Dampak kabut asap bagi penerbangan di Bandara Tjilik Riwut (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia AirAsia menyatakan belum mengalami dampak signifikan terhadap operasional penerbangan akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra maupun Kalimantan.

Meski demikian, maskapai ini terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang di bandara tujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan penerbangan.

Director of Indonesia Affairs & Strategic Communication Indonesia AirAsia Eddy Krismeidi mengatakan, perusahaan  berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan operasional penerbangan tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan.

“Kami terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang di bandara tujuan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional,” ungkap Eddy, kepada Kontan.co.id, Senin (12/10). 

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Sempat Ganggu Tiga Penerbangan di Bandara Palembang

Terkait dampak terhadap permintaan penerbangan maupun kinerja finansial, Eddy menyebut perusahaan masih mencermati perkembangan kondisi karhutla dan kabut asap.

Ia melanjutkan, apabila kondisi kabut asap memengaruhi keselamatan penerbangan, penyesuaian operasional akan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Sebab, keselamatan penumpang dan awak pesawat tetap menjadi prioritas utama perusahaan. . 

Sebelumnya, dampak karhutla terhadap industri penerbangan domestik telah menjadi perhatian Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

Berdasarkan data hasil koordinasi dengan berbagai pihak terkait, sebanyak 1.673 penerbangan domestik terdampak karhutla selama periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026.

Baca Juga: Menhub Sebut Asap Karhutla Mulai Mereda, Penerbangan di Kalimantan Berangsur Kondusif

Sejumlah bandara di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan termasuk wilayah yang rawan terdampak kabut asap.  

Beberapa di antaranya adalah Bandara Supadio Pontianak, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara H. Asan Sampit, Bandara Iskandar Pangkalan Bun, dan Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×