kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pasar AC masih potensial, Daikin menggandeng Kemdikbud


Jumat, 26 Juli 2019 / 16:15 WIB
Pasar AC masih potensial, Daikin menggandeng Kemdikbud


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program vokasi adalah salah satu andalan pemerintah untuk mendongkrak sumber daya manusia. Kerjasama dengan perusahaan adalah salah satu cara agar program vokasi berhasil. Terbaru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjalin kerja sama dengan PT. Daikin Air Conditioning Indonesia.

Kerjasama ini untuk meningkatkan kompetensi di bidang teknik pendingin dan tata ruang di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia agar mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan kompeten.  Berbeda dengan elektronik lain, instalasi air conditioner (AC) rada berbeda dan memerlukan teknisi berkemampuan khusus. Daikin sendiri sejak tahun 2013 kami telah melakukan banyak pelatihan untuk teknisi lapangan. Tahun lalu perusahaan asal Jepang ini mendirikan Pusat Pelatihan Nasional yang pertama di Jakarta Utara dengan ruang lebih dari 2.000 meter persegi yang dilengkapi dengan tiga ruang kelas. 

Bagi Daikin, Indonesia adalah pasar menggiurkan. Di bidang pendingin udara, penetrasi pasar AC Indonesia masih di bawah 25%. "Masih ada 75% peluang yang tersedia bagi produsen, penjual, teknisi dan pemasang untuk mendapatkan manfaat. Jadi, potensi ekspansi AC di negara ini sangat besar," terang General Manager Divisi Business Planning Wan M Fawzie, dalam rilis, Jumat (26/7). 

Daikin berdiri sejak tahun 1924. Perusahaan asal Jepang ini telah hadir di Indonesia sejak tahun 1970 dengan distributor lokal. Dan pada tahun 2012 Daikin Jepang memutuskan terlibat langsung dalam bisnis di Indonesia, maka berdirilah PT Daikin Airconditioning Indonesia. Di akhir tahun 2018, Daikin mempunyai 13 cabang dan lebih dari 1,100 diler di seluruh Indonesia. Dengan jumlah karyawan sekitar 650 orang, Daikin mencetak penjualan lebih dari Rp 3,5 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×