kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pasar otomotif lesu, APM tetap tambah diler mobil


Selasa, 24 Mei 2016 / 11:14 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri, Issa Almawadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Meski pasar lesu, agen pemegang merek (APM) mobil tetap ekspansi diler. Namun, berbeda dengan tahun terdahulu, APM mobil lebih spesifik menentukan wilayah yang menjadi tujuan lokasi diler barunya. 

Seperti yang dilakukan APM Toyota, yakni PT Toyota Astra Motor (TAM). Anton Jimmi, General Manager (GM) Marketing Planning TAM bilang, lokasi yang mereka bidik adalah daerah yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi tinggi. 

"Yang terakhir kami buka diler di Palu sebagai diler ke-288," ujar Anton kepada KONTAN, Rabu (18/5).

Adapun pemilihan kota Palu dilakukan karena Palu telah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang membuat ekonomi di daerah tersebut berpeluang tumbuh cepat. Jika ekonomi tumbuh, diharapkan daya beli juga naik. 

Dengan penambahan diler baru, maka Toyota memiliki lima diler di Palu. Setelah Palu, Anton belum membeberkan lokasi diler baru yang akan dibuka. 

Ia bilang, lokasi diler baru akan menyasar daerah yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi. "Diler baru juga dibuka di daerah yang kehadiran Toyota belum banyak," tambah Anton. 

Pemilihan lokasi diler secara selektif juga dilakukan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku APM Mitsubishi. 

Akhir pekan lalu, KTB tambah diler ke-248 di Bandung. Pemilihan Bandung karena Ibukota Jawa Barat itu menjadi tujuan wisata dan mencatat pertumbuhan ekonomi lebih baik. 

"Diler di Bandung akan memberikan kontribusi positif ke penjualan mobil berpenumpang", kata Hisashi Ishimaki, Presiden Direktur PT KTB dalam pernyataan tertulis yang diterima KONTAN, Senin (23/5).

Tak ketinggalan, Honda Prospect Motors (HPM) juga rajin tambah diler. Tahun ini, HPM telah membuka delapan diler baru, atau diler ke-121 di Indonesia. 

"Kami akan buka diler di semua wilayah. Kira-kira sampai akhir tahun, ada 160 diler," kata Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director HPM.

Berbeda dengan Toyota dan Mitsubishi, Jonfis tak menetapkan lokasi diler harus fokus daerah tertentu. Menurut Jonfis, semua wilayah diharapkan bisa melakukan penetrasi produk baru dan meningkatkan market share Honda. 

Sampai Mei 2016, Honda telah meresmikan delapan diler baru, yaitu; Beberapa diler di Jawa Timur seperti Honda Plaza Tuban, Honda Mitra Gresik, Honda Royal Kenjeran dan Honda Pacific Tulungagung. 

Selain itu, di sekitar Jakarta ada Honda Prima Harapan Indah Bekasi, Honda Maju Motor Tanjung Api-api, Honda Mitra Lenteng Agung, Honda Autoland Ciputat.

Andalkan mitra

Hingga saat ini, Honda memiliki 121 diler resmi dan 37 sub diler 3S (sales, service and spareparts) yang melayani penjualan dan purna jual Honda. Secara total, Honda punya 158 diler dan sub dealer 3S di seluruh Indonesia.

Nissan Motor Indonesia (NMI) mengandalkan penambahan diler lewat rekanan. Dua rekanan Nissan adalah PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPM) dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. 

Antonio 'Toti' Zara, Presiden Direktur NMI memperkirakan, tahun ini ada setidaknya 150 diler yang melayani penjualan Nissan dan Datsun. 

Adapun tahun lalu, Nissan dan Datsun baru memiliki 120 diler dengan market coverage 63%. "Tahun 2018, penambahan diler diharapkan mendorong market coverage NMI naik jadi 80%," ujar Toti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×