kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pasca bom, lima mal di Jakarta tutup


Kamis, 14 Januari 2016 / 19:48 WIB
Pasca bom, lima mal di Jakarta tutup


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Peristiwa bom Sarinah memaksa lima dari total 78 pusat belanja yang menjadi anggota Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) di Jakarta untuk tutup sementara. Kelimanya ialah Grand Indonesia, Plaza Indonesia, Senayan City, fX Sudirman, dan Arion.

Ellen Hidayat, Ketua APPBI DKI Jakarta mengatakan, pihaknya telah berdiskusi dan memberi instruksi kepada anggota asosiasinya untuk tetap buka. Selain itu, APPBI menaikkan status keamanan ditingkatkan menjadi siaga satu.

“Sebagian besar mal yang tutup memang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, kecuali mal Arion yang ada di Rawamangun. Yang lainnya kami minta tetap buka karena kalau semuanya tutup akan terjadi chaos economy,” jelas Ellen kepada KONTAN, Rabu (14/1).

Menurut dia, penutupan ini hanya sebagai langkah antisipasi saja. “Tujuan pusat belanja adalah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjungnya,” papar Ellen.

Ellen tidak memungkiri bahwa peristiwa ini menimbulkan kerugian bagi pemilik pusat belanja. Hanya saja tidak bisa mengungkapkan berapa nilai kerugiannya.

“Yang jelas mereka mengalami opportunity loss,” kata dia.

Meski Sarinah Department Store tidak termasuk dalam anggota APPBI, Ellen tetap menyatakan simpatinya. “Kami prihatin dengan kejadian ini,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×