kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   0,00   0,00%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Pelindo II masih harus lalui banyak proses untuk proyek Cikarang-Bekasi-Laut Jawa


Minggu, 19 Agustus 2018 / 16:55 WIB
ILUSTRASI. Pelindo II


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - TANJUNG PANDAN. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II berencana untuk memulai inland waterways Cikarang-Bekasi-Laut Jawa (CBL). Tapi hingga saat ini, ada berbagai proses yang harus dilalui untuk merealisasikan rencana tersebut.

Direktur Teknik dan Manajemen Risiko Pelindo II Dani Rusli Utama menjelaskan, desain CBL masih harus menghadapi beberapa proses yang berkaitan dengan keamanan kerja dan fungsi kawasan. “Setiap desain yang kami lakukan harus dikonsultasikan Kementerian PUPR terkait fungsi kawasan. Di sana juga ada beberapa jalur gas, desain itu harus dikonsultasikan pemilik pipa gas,” kata Dani pada Kamis (16/8).

CBL juga diharapkan langsung memiliki konektivitas dengan kawasan industri di Cikarang. Nah, pengelolaan kawasan industri di sekitar dermaga CBL itu masih dalam tahap studi. Untuk kawasan industri itu, Pelindo II mengaku terbuka untuk bekerja sama dengan pihak ketiga.

Pelindo II juga masih harus memperhitungkan tarif angkut melalui jalur CBL tersebut. Hal ini agar perusahaan pengiriman barang dari Cikarang menuju Tanjung Priok tertarik menggunakan jalur CBL. “Harus lebih murah daripada menggunakan moda transportasi lain sehingga bersaing,” ujar Dani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×