kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pemerintah Beri Kemudahan Pada Google Inc


Jumat, 22 Juli 2011 / 20:36 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BNI hari ini Selasa 13 September, intip sebelum tukar valas. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/12/07/2016


Reporter: Raymond Reynaldi | Editor: Djumyati P.

NUSA DUA. Pemerintah Indonesia menjanjikan kemudahan kepada Google Inc. yang berencana berinvestasi di Indonesia.

Sebagaimana disampaikan oleh Erick Schmidt, CEO Google Inc, perusahaan asal Amerika Serikat ini ingin fokus menggarap pasar Indonesia, terutama perusahaan segmen kecil dan menengah.

Untuk itu, Google Inc, berencana membuka kantor cabang perdana di Indonesia. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wirjawan, menjelaskan pemerintah siap membantu Google Inc mewujudkan rencana ekspansi bisnis tersebut. "Kami sudah bertemu beberapa kali. Mereka kirim wakil dari kantor Singapura dan Amerika Serikat," katanya, di sela-sela Regional Entrepreneurship Summit, Nusa Dua, Bali, Jumat (22/7).

Menurut Gita diharapkan dalam waktu satu hingga dua bulan, pemerintah Indonesia sudah dapat memberikan solusi untuk mendukung rencana investasi Google di Indonesia. Sayang, baik Gita maupun Erick, belum membeberkan detail rencana investasi Google tersebut, termasuk jumlah dan lokasi kantor cabang dan nilai investasi yang bakal mengucur.

Namun, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan, pihak Google Inc. telah menghitung potensi bisnis yang ada di Indonesia. Ini menunjukkan keseriusan Google berinvestasi di Tanah Air. "Sebetulnya mereka sudah laksanakan pekerjaan rumahnya, artinya potensinya ada dan kami dan Pak Gita sudah membahas dari berbagai aspek supaya bisa selesai dan masuk ke sini (Google Inc)," terang Mari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×