kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pendapatan dan laba bersih Resources Alam Indonesia (KKGI) meroket sepanjang 2019


Kamis, 21 Mei 2020 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. Pendapatan dan laba bersih Resources Alam Indonesia (KKGI) meroket sepanjang 2019


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI) berhasil mencatatkan penjualan bersih sebesar US$ 114,85 juta di tahun 2019 atau meningkat 101,70% (yoy) dibandingkan hasil di tahun sebelumnya yakni US$ 56,94 juta.

Beban pokok penjualan KKGI juga mengalami peningkatan sebesar 124,52% (yoy) dari US$ 43,95 juta di tahun 2018 menjadi US$ 98,68 juta di tahun 2019.

Di sisi lain, beban usaha KKGI turun 34,28% (yoy) dari US$ 11,96 juta di tahun 2018 menjadi US$ 7,86 juta di tahun 2019.

Baca Juga: Demi Jaga Arus Kas, Dharma Satya Nusantara (DSNG) Bakal Selektif Menggunakan Capex

KKGI lantas mencetak kenaikan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 739,39% (yoy) dari US$ 0,66 juta di tahun 2018 menjadi US$ 5,54 juta di tahun 2019.

Mayoritas penjualan bersih KKGI di tahun 2019 berasal dari segmen bisnis penjualan batubara sebesar US$ 114,23 juta.

Setelah itu, segmen bisnis listrik menyumbang penjualan bersih sebesar US$ 0,18 juta dan segmen bisnis lain-lain sebesar US$ 0,44 juta sepanjang tahun lalu.

Baca Juga: Bumi Resources (BUMI) Akan Menyuplai Batubara untuk Proyek Metanol

Per akhir tahun lalu, jumlah aset KKGI tercatat sebesar US$ 126,35 juta atau tumbuh 7,75% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 117,26 juta.

KKGI memiliki aset lancar sebesar US$ 39,19 juta di tahun 2019. Adapun total aset tidak lancar bernilai US$ 87,15 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×