kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.753   68,00   0,38%
  • IDX 6.396   -202,97   -3,08%
  • KOMPAS100 847   -26,92   -3,08%
  • LQ45 637   -13,66   -2,10%
  • ISSI 229   -9,22   -3,87%
  • IDX30 363   -5,99   -1,62%
  • IDXHIDIV20 449   -6,22   -1,37%
  • IDX80 97   -2,77   -2,77%
  • IDXV30 125   -3,34   -2,60%
  • IDXQ30 118   -1,39   -1,17%

Pendapatan dan laba bersih Resources Alam Indonesia (KKGI) meroket sepanjang 2019


Kamis, 21 Mei 2020 / 15:46 WIB
ILUSTRASI. Pendapatan dan laba bersih Resources Alam Indonesia (KKGI) meroket sepanjang 2019


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI) berhasil mencatatkan penjualan bersih sebesar US$ 114,85 juta di tahun 2019 atau meningkat 101,70% (yoy) dibandingkan hasil di tahun sebelumnya yakni US$ 56,94 juta.

Beban pokok penjualan KKGI juga mengalami peningkatan sebesar 124,52% (yoy) dari US$ 43,95 juta di tahun 2018 menjadi US$ 98,68 juta di tahun 2019.

Di sisi lain, beban usaha KKGI turun 34,28% (yoy) dari US$ 11,96 juta di tahun 2018 menjadi US$ 7,86 juta di tahun 2019.

Baca Juga: Demi Jaga Arus Kas, Dharma Satya Nusantara (DSNG) Bakal Selektif Menggunakan Capex

KKGI lantas mencetak kenaikan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 739,39% (yoy) dari US$ 0,66 juta di tahun 2018 menjadi US$ 5,54 juta di tahun 2019.

Mayoritas penjualan bersih KKGI di tahun 2019 berasal dari segmen bisnis penjualan batubara sebesar US$ 114,23 juta.

Setelah itu, segmen bisnis listrik menyumbang penjualan bersih sebesar US$ 0,18 juta dan segmen bisnis lain-lain sebesar US$ 0,44 juta sepanjang tahun lalu.

Baca Juga: Bumi Resources (BUMI) Akan Menyuplai Batubara untuk Proyek Metanol

Per akhir tahun lalu, jumlah aset KKGI tercatat sebesar US$ 126,35 juta atau tumbuh 7,75% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 117,26 juta.

KKGI memiliki aset lancar sebesar US$ 39,19 juta di tahun 2019. Adapun total aset tidak lancar bernilai US$ 87,15 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×