kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pengamat menilai bisnis digital akan mendorong permintaan layanan data center


Kamis, 10 Juni 2021 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi teknologi. REUTERS/Valentyn Ogirenko


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Eksekutif ICT Institute, sekaligus pengamat teknologi Heru Sutadi menilai bisnis adopsi digital akan semakin naik daun. Hal itu tentu akan mendorong kebutuhan bisnis data center. 

Menurutnya, dari berbagai jenis bisnis, perkembangan bisnis digital akan mendorong kebutuhan data center. Tak hanya sektor e-commerce yang membutuhkan data center, namun juga  termasuk sektor pemerintahan, BUMN, sekolah, kampus, layanan gim, bahkan nanti internet of things (IoT). 

Baca Juga: Begini strategi Metrodata Electronics (MTDL) capai target kinerja di tahun ini

“Sehingga tentu akan menjadi pilihan dalam pengembangan pilihan bisnis ke depan. Baik investor asing maupun investor lokal khususnya para konglomerat,” ujar Heru kepada Kontan.co.id, Kamis (10/6). 

Tak hanya itu, bisnis yang di nilai akan ciamik ini lantaran data center tak hanya disewakan kepada pihak ketiga namun juga dapat digunakan bisnis perusahaan itu sendiri untuk penyimpanan data. “Di masa saat ini, adopsi digital semakin cepat sehingga tentu akan mendorong penggunaan data center,” tutupnya. 

Selanjutnya: Ini empat metode kolaborasi yang bisa dilakukan bank dan fintech

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×