Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sumitomo Forestry Indonesia dan PT Graha Perdana Indah (GPI) terus memacu penjualan rumah pada semester II-2026. Strateginya salah satunya dengan mengandalkan penjualan rumah ready stock.
Hal ini sejalan dengan tren hunian siap huni semakin diminati konsumen di kawasan selatan Depok, Jawa Barat. Selain harga dan desain, konsumen kini mempertimbangkan kecepatan serah terima, kualitas bangunan, fasilitas kawasan, serta potensi perkembangan infrastruktur.
Melihat peluang itu, proyek kolaborasi Sumitomo Forestrydan GPI yakni Morizono menangkap peluang tersebut dengan menggelar Morizono Move-in Fest 2026. Pengembang ini memperkenalkan 13 unit baru ready stock sekaligus menawarkan pilihan pembiayaan dan berbagai promo, termasuk insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Vice President Director Sumitomo Forestry Indonesia Toyosada Shima mengatakan konsep ready stock memberi kemudahan bagi konsumen yang ingin segera menempati rumah tanpa menunggu proses pembangunan. Konsumen juga dapat melihat langsung kondisi rumah dan lingkungan sebelum membeli.
Baca Juga: Summarecon dan Sumitomo Forestry Rilis Rumah Harga Mulai Rp 1,9 Miliar di Makassar
“Lewat Move-in Fest 2026, konsumen tidak hanya melihat gambar atau maket, tetapi dapat mengenal langsung produk dan lingkungan hunian yang ditawarkan,” kata Toyosada Shima dalam keterangannya, Senin (22/9/2026).
Morizono merupakan bagian dari Gardens at Candi Sawangan, kawasan hunian terpadu seluas sekitar 250 hektare yang mengusung konsep sustainable living. Kawasan tersebut mengintegrasikan hunian dengan fasilitas pendidikan, komersial, ruang terbuka, serta fasilitas penunjang keluarga.
Selain menawarkan unit ready stock, Morizono Move-in Fest 2026 menghadirkan berbagai promo bagi calon konsumen, mulai dari cashback Rp20 juta, limited offer dengan penghematan hingga Rp 500 juta, gratis dua unit AC, hingga voucher Rp 40 juta yang dapat digunakan di Dekoruma atau Mitra10.
Toyosada Shima mengatakan promo tersebut tidak hanya memberikan keuntungan dari sisi harga, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan konsumen saat mulai menempati hunian. Acara ini turut menghadirkan Bank Mandiri, Al-Azhar Sawangan, Dekoruma, Mitra10, dan mitra perbankan lainnya untuk mendukung kebutuhan calon penghuni.
Melalui Exclusive Talkshow by Mandiri, calon konsumen juga mendapat informasi mengenai pembiayaan properti dan perkembangan kawasan Sawangan. Morizono sendiri telah memasuki tahap hunian. PT Graha Perdana Indah bersama Sumitomo Forestry Indonesia mulai melakukan serah terima unit kepada konsumen pada akhir 2025.
Morizono dikembangkan dengan konsep arsitektur Jepang yang dirancang Takahiro Fuwa. Konstruksinya menggunakan standar SNI dan ASCE dengan pengawasan tim Jepang. Hunian ini mengedepankan aspek keberlanjutan dan telah mengantongi sertifikasi EDGE Advanced.
Baca Juga: Ekonomi Tangerang Raya Menggeliat, Kebutuhan Ruang Komersial Meningkat
Morizono ditargetkan menghemat energi hingga 68%, penggunaan air hingga 25%, serta menekan embodied carbon material hingga 24%. Hunian juga dilengkapi teknologi smart home serta panel surya untuk mendukung efisiensi energi.
Daya tarik Morizono turut ditopang perkembangan kawasan Sawangan. Gardens at Candi Sawangan berdiri di atas lahan sekitar 250 hektare dan dikembangkan sebagai kawasan hunian terpadu dengan akses ke jaringan JORR 2 dan Tol Depok-Antasari. Berbagai fasilitas pendidikan, komersial, dan kesehatan juga terus berkembang di sekitarnya.
Pengembangan infrastruktur turut menjadi faktor pendukung. Pada Juni 2026, Pemerintah Kota Depok memulai rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan sepanjang sekitar 872 meter yang mencakup pelebaran jalan, pembangunan jembatan, drainase, dan trotoar dengan masa pekerjaan sekitar enam bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














