kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pengusaha Siap Terapkan SNI


Senin, 29 Maret 2010 / 16:15 WIB
Pengusaha Siap Terapkan SNI


Reporter: Herlina KD | Editor: Test Test


JAKARTA. Pemerintah berencana menotifikasi beberapa kebijakan Standar Nasional Indonesia (SNI) di beberapa produk ke organisasi perdagangan dunia (WTO). Pelaku usaha nasional pun memastikan dukungan dan siap menerapkan pemberlakuan SNI wajib tersebut.

Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (IISIA) Edward Pinem mengatakan pelaku industri baja bahkan menganggap penerapan SNI wajib ini perlu untuk mempertahankan industri dari serbuan produk China. "Industri sudah siap dengan pemberlakuan SNI wajib, ujar Eddward, Senin (29/3).

Dia menambahkan, sebelumnya SNI untuk produk baja ini berlaku sukarela, sehingga belum semua industri menerapkannya. Penerapan SNI wajib ini juga ditujukan agar industri baja bisa tetap bertahan di tengah persaingan pasar.

Ketua Gabungan Elektronik (Gabel) Ali Soebroto Oentayo menambahkan, meski penerapan SNI wajib ini dinilai lambat, tapi ia mengatakan hal ini merupakan respon positif dari pemerintah. Ia bilang, dari industri elektronik juga sudah siap dengan penerapan SNI wajib ini. Industri akan menyesuaikan dengan peraturan, ujarnya.

Ali mengungkapkan, saat ini yang menjadi hambatan dalam penerapan SNI adalah masalah laboratorium ujinya. Saat ini pemerintah sedang melengkapi kekurangan laboratorium uji, katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×