Reporter: Noverius Laoli | Editor: Havid Vebri
JAKARTA. Pemberlakuan penggunaan helm SNI membawa berkah bagi penjual helm. Sejak aturan itu diterapkan awal tahun lalu, penjualan helm SNI terus meningkat.
Indah Hendri Tedja Kusumah, Direktur Pemasaran PT Tarakusuma, salah satu produsen helm bilang, penjualan helm tahun 2010 lalu meningkat 15% dari tahun 2009. "Penjualan tahun ini masih akan meningkat lagi dibanding tahun lalu," katanya kepada KONTAN, Senin (24/1).
Ketua Asosiasi Industri Helm Indonesia (AIHI) John Manaf memperkirakan, tahun ini penjualan helm SNI bisa naik 10%-20%. Bahkan, penjualan bisa lebih tinggi jika pemerintah mau menindak penjualan helm yang tidak ber-SNI. "Sebenarnya tahun 2010 lalu banyak sekali helm yang tidak berstandar SNI dijual di emperan toko-toko tanpa rasa takut," ungkap John.
John berharap, pemerintah benar-benar serius menerapkan SNI. Selain kepolisian, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan juga harus terlibat dalam menegakkan SNI helm tersebut.
"Pihak kepolisian bisa memberikan seminar kepada mahasiswa-mahasiswa di kota-kota besar seperti Medan, Surabaya dan Jogyakarta tentang pentingnya menggunakan helm berstandar SNI. Sebab standar helm SNI ditentukan oleh manajemen mutu dari perusahaan produksi hlem," tutur John.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News