Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.211
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS623.158 -0,48%

Penjualan semen 2017 naik 9,7%

Sabtu, 13 Januari 2018 / 18:05 WIB

Penjualan semen 2017 naik 9,7%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Semen Indonesia mencatat penjualan semen sepanjang 2017 mengalami kenaikan. Penjualan dalam negeri dan ekspor tahun 2017 sebanyak 69,37 juta ton atau naik sekitar 9,7% dibandingkan dengan realisasi penjualan tahun sebelumnya.

"Dominasi permintaan pasar masih di Pulau Jawa dan Sumatra," kata Widodo Santoso, Ketua Asosiasi Semen Indonesia kepada KONTAN, Jumat (12/1). Hampir semua area di Indonesia mengalami kenaikan, kecuali daerah Kalimantan dan Sulawesi.


Porsi terbesar penjualan semen nasional, kata Widodo, masih dipegang oleh Jawa sebesar 57% terhadap konsumsi nasional, lalu diikuti Sumatra 21%. "Maka konsumsi total domistik tetap positif sepanjang 2017 yakni 66,4 juta atau naik 7,8% terhadap tahun sebelumnya," beber Widodo.

Kenaikan pemakaian semen masih didominasi dari pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, pelabuhan dan bandar udara. "Serta proyek strategis seperti power plant, smelter, petrochemical, fasilitas pariwisata dan lainnya," kata dia.

Widodo berharap pada tahun 2018 dengan perkiraan kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia naik 5,3% dan belanja infrastruktur pemerintah naik sekitar 6,2% akan mendongkrak jualan semen.

Kontribusi penjualan semen bisa datang dari pembangunan sejuta rumah dan proyek pedesaan, alhasil, penjualan semen domestik bisa naik 5%. Menurut Widodo, bila ditotal jumlah penjualan semen di pasar ekspor bisa naik 6%.

Hanya saja, kondisi ini belum bisa memuaskan produsen semen. Sebab, mereka memang mengalami surplus produksi hingga 40% tahun 2017. "Untuk itu ASI tetap mengharapkan kebijakan pemerintah untuk pembatasan pengembangan pabrik baru, sampai adanya keseimbangan antara demand domestik dengan kapasitas terpasang pabrik, sehingga utilisasi pabrik membaik," ujar Widodo.

Agung Wiharto, Corporate Secretary PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menyatakan, produsen semen tidak bisa serta merta menaikkan penjualan, sebab semen bukan barang jadi yang selalu dicari.

"Semen tidak bisa create konsumsi. Semen dibeli kalau ada proyek, jadi ke depannya bisnis sangat bergantung pada kinerja perekonomian dalam negeri," urai Agung.

Sementara itu Investor Relation PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) mengatakan, perseroan optimistis bisa menjual 2,75 juta ton di sepanjang 2018 ini, atau naik sekitar 50% sampai 60% pada realisasi penjualan tahun 2017.

 

 

Reporter: Agung Hidayat
Editor: Sanny Cicilia

MANUFAKTUR

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0773 || diagnostic_web = 0.5272

Close [X]
×