kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.010   12,00   0,07%
  • IDX 6.068   -79,81   -1,30%
  • KOMPAS100 787   -11,51   -1,44%
  • LQ45 605   -7,26   -1,19%
  • ISSI 209   -2,98   -1,40%
  • IDX30 336   -3,38   -1,00%
  • IDXHIDIV20 424   -2,65   -0,62%
  • IDX80 90   -1,27   -1,39%
  • IDXV30 114   -1,24   -1,07%
  • IDXQ30 109   -0,65   -0,59%

Permintaan semen domestik hanya 2,7% hingga April


Minggu, 18 Mei 2014 / 13:50 WIB
ILUSTRASI. FF Advance Server OB38 Resmi Dibuka Hari ini! Link Download APK dan Kode Aktivasi


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Permintaan semen domestik tampak sedang mengalami perlambatan. Dari Januari sampai April 2013, konsumsi semen bisa meningkat 8,6%. Sedangkan di tahun ini, konsumsi semen domestik hanya tumbuh 2,7% dari 18,11 juta ton ke posisi 18,59 juta ton.

Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), konsumsi di Pulau Jawa masih memegang porsi mayoritas 55,41%. Pertumbuhannya yakni 4% dari 9,9 juta ton menjadi 10,3 juta ton. Jawa Barat mencatat kenaikan tertinggi sebesar 9,8% dari 2,56 juta ton ke posisi 2,81 juta ton. Lalu penurunan terdalam dialami Provinsi Banten senilai 11,1% dari 1,08 juta ton menjadi 968.717 ton.

Lebih lanjut, permintaan semen di Sumatera dan Kalimantan hanya naik tipis masing-masing 0,1% dan 0,7%. Konsumsi semen di Sumatera tercatat 3,9 juta ton. Kemudian, konsumsi di Kalimantan yakni 1,48 juta ton.

Nah, konsumsi semen di Sulawesi tampak masih tumbuh cukup baik sebesar 6,6% dari 1,26 juta ton ke posisi 1,35 juta ton. Namun, konsumsi semen di Nusa Tenggara malah terkikis 0,5% dari 1,11 juta ton ke 1,1 juta ton. Lalu konsumsi Maluku dan Papua turun 1,9% dari 449.660 ton menjadi 440.903 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×