kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Persaingan Mobil Listrik Kian Sengit, Produsen Tempuh Beragam Strategi


Selasa, 14 Juli 2026 / 15:41 WIB
Diperbarui Rabu, 15 Juli 2026 / 16:49 WIB
Persaingan Mobil Listrik Kian Sengit, Produsen Tempuh Beragam Strategi
ILUSTRASI. Mobil Listrik Hybird Kian Diminati (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan di industri otomotif nasional, khususnya segmen mobil listrik, semakin memanas. Produsen tidak hanya berlomba menghadirkan model baru dengan teknologi baru, juga memperkuat layanan purnajual.

Salah satunya PT Indomobil Energi Baru selaku distributor Maxus Indonesi, Di tengah persaingan mobil listrik yang semakin ketat, memilih memperkuat loyalitas pelanggan.

CEO Maxus Indonesia, Jerry Huang mengatakan kepercayaan pelanggan menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan perusahaan di Indonesia. "Tidak ada merek yang dapat bertumbuh tanpa kepercayaan pelanggannya," ujar Jerry, pekan lalu. 

Maxus  memilih menggelar Maxus Gala. Forum ini mempertemukan perusahaan dengan pemilik kendaraan untuk menyerap masukan sekaligus memperkuat hubungan dengan para konsumen,

Baca Juga: Tenant F&B, Otomotif, dan Elektronik Jadi Primadona Jakarta Fair 2026

Sedangkan PT Jetour Indonesia, mengandalkan peluncuran produk baru dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV). Seri Jetour T1 sejak resmi meluncur Juni 2026, dalam waktu sekitar satu bulan, sebanyak 800 konsumen telah memanfaatkan program penawaran khusus bagi 1.000 pembeli pertama.

Direktur Sales PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja mengatakan, mayoritas pemesanan berasal dari varian Jetour T1 i-DM. "Ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi PHEV," ujar Michael, dalam keterangan resmi, Selasa (14/7). 

Menurutnya, tingginya minat tersebut menunjukkan pasar Indonesia mulai memasuki fase baru dalam adopsi kendaraan elektrifikasi. Terutama kendaraan PHEV yang menawarkan efisiensi sekaligus fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh.



 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×