kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pertamina bangun floating storage di Arun, Aceh


Selasa, 10 Juni 2014 / 10:40 WIB
Pertamina bangun floating storage di Arun, Aceh
ILUSTRASI. Jadwal La Liga Spanyol 2022/2023 Almeria vs Atletico Madrid.


Reporter: Agustinus Beo Da Costa | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Pertamina tengah membangun Floating Storage Regasification Unit (FSRU) yang berlokasi di Arun, Nangroe Aceh Darussalam. Pembangunan RSFU ini untuk menyuplai gas bagi industri dan pertambangan di daerah Aceh, dan Belawan, Sumatera Utara.

Senior Vice President for Gas & Power Gas Directorate Pertamina Salis S. Aprilian kepada KONTAN, Senin (9/6) mengatakan, saat ini pembangunan sudah berjalan. Ia menargetkan pembangunan akan selesai pada Oktober 2014 mendatang. FSRU ini untuk memenuhi pasokan gas ke Kawasan Industri Medan (KIM) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sei Mangkei, Sumatera Utara. Pertamina juga berencana menyuplai gas untuk pertambangan sebesar 80 million standard cubic feet per day (MMSCFD sampai dengan 85 MMSCFD.

Adapun kapasitas FSRU Arun berkisar 400 MMSCFD yang nantinya akan memproses gas pada kapasitas maksimum kurang lebih 3 juta ton per tahun. Adapun nilai investasi untuk membangun FSRU Arun di Aceh ini mencapai US$ 500 juta. Selain membangun FSRU, Pertamina juga membangun pipa dari Belawan ke Sei Mangkei.

Setelah proyek di Arun ini beroperasi penuh, Pertamina akan mengembangkan bisnis serupa di Cilacap, Jawa Tengah dan Porong, Jawa Timur. Hingga kini belum ada perkiraan berapa besar nilai investasi yang dibutuhkan. Namun yang jelas stelah proyek Arun ini kelar seluruhnya pada tahun 2015, kemungkinan proyek di Jawa Tengah dan Jawa Timur bisa dimulai tahun 2018. "Kami masih mempertimbangkan suplai dan permintaan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×