Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina (Persero) telah menjalankan implementasi penuh program biodiesel 50% (B50), atau campuran 50% Fatty Acid Methyl Ester (FAME) berbahan baku sawit dan 50% solar berbasis fosil, setelah masa transisi selesai.
Untuk diketahui, pemerintah menetapkan masa transisi program B50 selama kurun waktu tiga bulan mulai dari 1 Juli 2026 saat program diluncurkan hingga 30 September 2026 kemarin.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyatakan bahwa perusahaan memberlakukan secara penuh B50 sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pertamina sesuai ketentuan yang berlaku menjalankan tahap implementasi penuh B50 melalui jaringan terminal BBM hingga SPBU," katanya kepada Kontan, Kamis (1/10/2026).
Baron menjelaskan, masa transisi sebelumnya telah dimanfaatkan untuk memperkuat fasilitas penyimpanan, kesiapan penerimaan FAME, armada, serta perencanaan distribusi.
"Penyesuaiannya ini dikelola secara terkendali agar pasokan kepada masyarakat dan dunia usaha tidak terganggu," jelasnya.
Menurut Baron, Pertamina juga berupaya menjaga mutu produk B50, baik melalui pengujian secara rutin maupun pemantauan di titik-titik layanan.
Secara bersamaan, ia bilang pihaknya terus melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga dan pihak yang berkaitan guna melancarkan pasokan dan penyaluran B50. Langkah ini juga dilaksanakan untuk mendorong upaya kemandirian energi.
"Pertamina terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, BPH Migas, dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga keandalan produk dan distribusi sekaligus mendukung kemandirian energi nasional," imbuh Baron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














