kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Perumnas targetkan bangun 100.000 rumah


Senin, 03 September 2012 / 09:00 WIB
Perumnas targetkan bangun 100.000 rumah
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Markus Sumartomjon

JAKARTA. Perum Perumnas berencana membangun 100.000 unit rumah per tahun mulai 2013. Perumnas saat ini tengah mempersiapkan rencana bisnis tersebut.

Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto mengungkapkan mereka sudah menyiapkan lima langkah strategis untuk mencapai target tersebut. Baik secara internal maupun eksternal perusahaan.

Beberapa pembenahan internal Perumnas diantaranya adalah pertama, merekrut karyawan baru yang punya kompetensi. Kedua, membentuk anak usaha untuk memperkuat portofolio bisnis Perumnas. Ketiga memperbesar pendanaan dengan mencari pinjaman pihak ketiga.

Untuk langkah ketiga ini, Perumnas tengah berupaya mendapatkan dana public service obligation. Keempat adalah menegosiasikan utang rekening dana investasi (RDI) perusahaan yang sebesar Rp 350 miliar supaya Kementerian Keuangan bisa merestrukturisasi utang tersebut.

Upaya eksternal, atau langkah kelima adalah memanfaatkan lahan pihak ketiga. "Misalnya milik pemda, swasta, atau BUMN lainnya untuk menambah landbank perusahaan," katanya akhir pekan kemarin.

Menurut Himawan, lahan milik Perum Perumnas saat ini sebanyak 1.900 hektar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Nah, sinergi dengan pihak ketiga seperti BUMN perkebunan dan transportasi di Sumatera, Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta diharapkan bisa menambah lahan (landbank) perusahaan hingga 1.000 hektar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×