kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ponsel China Bakal Membanjiri Pasar Domestik


Selasa, 12 Januari 2010 / 11:06 WIB
Ponsel China Bakal Membanjiri Pasar Domestik


Reporter: Raymond Reynaldi |

JAKARTA. Bisnis ponsel tahun ini bakal bertambah kompetitif dengan kehadiran beberapa pemain baru, khususnya mereka yang berasal dari China. Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia Djunadi Satrio mengatakan, bisnis ponsel tahun ini bakal bertambah kompetitif dengan kehadiran beberapa pemain baru, khususnya mereka yang berasal dari China namun telah menggandeng produsen lokal. "Sehingga pemain lama tidak bisa lagi business as usual. jadi perlu inovasi produk maupun strategi marketing. Selain itu penambahan fitur dan konten atau aplikasi juga diperlukan," ujar dia.

Menurut Djunadi, produk telepon seluler berjenis qwerty dan touch screen, dengan harga yang cocok bagi kalangan masyarakat kelas menengah-bawah yang bakal meramaikan pasar domestik tahun ini. Untuk Sony Ericsson, Djunadi mengatakan, akan meluncurkan produk selektif, tetapi terdiferensiasi jelas. Sehingga, calon konsumen memiliki banyak pilihan.

Namun, Djunadi memperkirakan, pertumbuhan volume handset tidak akan sepesat tahun 2008 yang mencapai 30%, karena sikap hati-hati operator dalam menggelontorkan belanja modalnya (capex). "Saya kemarin sudah dengar dari beberapa operator kalau mereka akan lebih hati-hati mengeluarkan capex-nya, terutama dalam kapasitas dan harga jasanya. Jadi sepertinya pertumbuhan ke arah flat," ujar dia.

Sehingga, sambung dia, hal itu berimbas langsung pada pertumbuhan penjualan produsen telepon seluler. Meski demikian, Djunadi menyambut baik, proyeksi Depperin atas pertumbuhan volume telepon seluler tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×