kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.897   15,00   0,08%
  • IDX 6.307   -67,23   -1,05%
  • KOMPAS100 824   -11,63   -1,39%
  • LQ45 626   -7,55   -1,19%
  • ISSI 218   -2,13   -0,97%
  • IDX30 350   -4,22   -1,19%
  • IDXHIDIV20 426   -3,51   -0,82%
  • IDX80 94   -1,28   -1,34%
  • IDXV30 118   -0,88   -0,75%
  • IDXQ30 111   -1,14   -1,02%

Potensi Ekspor Beras Organik 1 Juta Ton


Kamis, 20 Agustus 2009 / 15:13 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pengamat Pertanian Bustanul Arifin menyatakan, potensi ekspor beras organik mencapai 1 juta ton. Hal tersebut karena melihat potensi yang ada di beberapa daerah yang mengembangkan sistem pertanian tanpa peptisida. ”Tapi potensi yang ada belum tergarap maksimal,” jelas Bustanul kepada KONTAN, (20/8)

Daerah yang memiliki potensi untuk mengembangkan sistem pertanian tersebut adalah pulau Jawa, Sumatera Utara, Lampung, Sumsel, Sumatera Barat, dan Aceh, sebagian Kalimantan, Sulawesi Selatan, Bali serta Lombok. ”Sekarang harus dikembangkan antisipasi terhadap hama di lahan organik,” ungkap Bustanul.

Mengenai kebijakan ekspor beras organik yang sudah dibuka pemerintah, Busntanul pesimistis angka itu bisa menembus 100.000 ton. Dia mempredksi, angka ekspor padi organik hanya akan menembus 50.000 ton saja pada tahun ini. ”Yang jelas dia mesti ditongkrongin,” kata Ekonom INDEF itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×