kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.901   19,00   0,11%
  • IDX 6.359   -15,11   -0,24%
  • KOMPAS100 833   -3,05   -0,36%
  • LQ45 631   -2,35   -0,37%
  • ISSI 220   -0,12   -0,05%
  • IDX30 353   -1,60   -0,45%
  • IDXHIDIV20 429   -0,91   -0,21%
  • IDX80 95   -0,33   -0,34%
  • IDXV30 118   0,01   0,01%
  • IDXQ30 112   -0,37   -0,33%

Proyek IDD Prioritas Ekspor


Sabtu, 27 Juli 2013 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Dapatkan diskon khusus untuk pembelian paket data XL terpilih di aplikasi DANA.


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Herlina Kartika Dewi

JAKARTA. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) hanya memberikan alokasi gas 25% untuk domestik dari proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) milik Chevron.

Saat ini, Chevron sedang mengembangkan tiga proyek IDD, yakni lapangan Bangka dengan kandungan gas 150 mmscfd, Gehem 420 mmscfd, dan Gendalo 700 mmscfd.

Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini bilang, pihaknya hanya akan memberikan gas ke domestik 25% dari proyek IDD milik Chevron. Hal ini terbilang sudah cukup ekonomis. "Kalau berani beli gas yang mendekati harga di luar negeri, saya kasih banyak," ujar dia beberapa waktu lalu.

Senior Vice President Strategic Business Support Chevron Indonesia Yanto Sianipar mengatakan, saat ini, tahapan beberapa lelang di proyek IDD sedang berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×