kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Proyek IDD Prioritas Ekspor


Sabtu, 27 Juli 2013 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Dapatkan diskon khusus untuk pembelian paket data XL terpilih di aplikasi DANA.


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Herlina Kartika Dewi

JAKARTA. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) hanya memberikan alokasi gas 25% untuk domestik dari proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) milik Chevron.

Saat ini, Chevron sedang mengembangkan tiga proyek IDD, yakni lapangan Bangka dengan kandungan gas 150 mmscfd, Gehem 420 mmscfd, dan Gendalo 700 mmscfd.

Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini bilang, pihaknya hanya akan memberikan gas ke domestik 25% dari proyek IDD milik Chevron. Hal ini terbilang sudah cukup ekonomis. "Kalau berani beli gas yang mendekati harga di luar negeri, saya kasih banyak," ujar dia beberapa waktu lalu.

Senior Vice President Strategic Business Support Chevron Indonesia Yanto Sianipar mengatakan, saat ini, tahapan beberapa lelang di proyek IDD sedang berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×