kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.564   1,00   0,01%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

PTPP Fokus Menggarap Proyek Strategis Nasional


Kamis, 27 Maret 2025 / 13:18 WIB
PTPP Fokus Menggarap Proyek Strategis Nasional
ILUSTRASI. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melaporkan bahwa realisasi progres fisik proyek pembangunan Terminal Kalibaru Tahap 1B di Pelabuhan Tanjung Priok sudah mencapai 75%.


Reporter: Leni Wandira | Editor: Dadan M. Ramdan

JAKARTA - Emiten BUMN konstruksi dan investasi, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) optimistis dapat mencapai pertumbuhan 5% pada tahun ini. 

Hingga Februari 2025, PTPP berhasil mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp 2,9 triliun atau mencapai 108% dari target yang ditetapkan untuk bulan tersebut dan 10,21% dari target akhir tahun 2025. 

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo mengungkapkan,perolehan kontrak baru di awal tahun ini memberikan optimisme besar untuk pencapaian target akhir tahun 2025. 

"Dengan pencapaian positif pada Februari 2025, kami yakin dapat mencapai target pertumbuhan 5% di tahun ini. Fokus kami tetap pada penyelesaian proyek ongoing dan pengembangan proyek-proyek strategis yang mendukung pembangunan nasional,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (27/3).

Adapun pencapaian ini menunjukkan performa positif perusahaan di awal tahun, dengan dominasi proyek-proyek dari sumber dana swasta (47,31%), pemerintah (38,58%), dan BUMN (14,11%). Proyek terbesar yang mendominasi nilai kontrak baru adalah sektor jalan & jembatan (46,70%), gedung (37,63%), serta bendungan (9,34%). 

Beberapa proyek signifikan yang berhasil diraih pada Januari hingga Februari 2025 antara lain Bromo General Contractor Works Batam senilai Rp410,55 miliar, RSUD Krui & Anambas Rp289,9 miliar, Bendungan Bagong Paket 3 Rp271,8 miliar, RSU Adhyaksa Jambi Rp224,4 miliar, dan RSU Adhyaksa Banten Tahap 2 Rp163,8 miliar.

Pada tahun 2024, PTPP berhasil membukukan laba tahun berjalan yang positif sebesar Rp129,4 miliar, meningkat 1,85% (yoy). Kenaikan laba ini didorong oleh peningkatan pendapatan usaha yang mencapai Rp19,81 triliun, serta laba ventura bersama yang meningkat sebesar 84,51% menjadi Rp1,24 triliun..

Di tahun 2025, PTPP akan memprioritaskan proyek-proyek yang relevan dengan program pembangunan nasional, seperti rumah sakit, irigasi, waduk, bendungan, sekolah, infrastruktur desa, serta rumah bersanitasi. 

Selain itu, PTPP terus mengedepankan inovasi teknologi, kesehatan dan keselamatan kerja (HSE), prinsip keberlanjutan, serta manajemen risiko guna memastikan keberhasilan dan daya saing perusahaan di pasar konstruksi.

Dengan strategi yang terfokus pada peningkatan kinerja dan pencapaian target, PTPP optimis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, sekaligus mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Selanjutnya: Shopee Bagi 5 Tips Persiapan Mudik Nyaman dan Aman

Menarik Dibaca: Shopee Bagi 5 Tips Persiapan Mudik Nyaman dan Aman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×