kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Punya anak usaha baru, Panca Budi (PBID) bakal tingkatkan kapasitas produksi plastik


Jumat, 13 Maret 2020 / 18:08 WIB
Punya anak usaha baru, Panca Budi (PBID) bakal tingkatkan kapasitas produksi plastik
ILUSTRASI. PT Panca Budi Idaman Tbk. Punya anak usaha baru, Panca Budi bakal tingkatkan kapasitas produksi plastik.

Reporter: Agung Hidayat | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) di awal tahun ini baru saja mendirikan anak perusahaan baru PT Panca Packindo Makmur (PPM) dengan tujuan untuk pembelian aset tanah dan bangunan. Modal dasar anak usaha tersebut diketahui sebesar Rp 300 miliar.

Manajemen mengatakan bertambahnya aset perusahaan akan diikuti dengan bertambahnya lini produksi perusahaan. "Kapasitas akan naik, apabila rencana pembelian asset tanah dan bangunan terealisasi," ujar Lukman Hakim, Direktur & Sekretaris Perusahaan PBID kepada Kontan.co.id, Jumat (13/3).

Baca Juga: Ada insentif, nilai restitusi PPN bagi eksportir sektor tertentu tak dibatasi

Sayangnya perusahaan belum dapat menginfokan lebih lanjut terkait kapasitas tambahannya lantaran pembelian aset dan bangunan belum terealisasi. Lukman pun enggan memberikan detil tenggat waktu realisasi tersebut.

Namun yang dapat dipastikan, pendirian anak usaha ini akan berdampak signifikan bagi pertumbuhan pendapatan bersih perseroan ke depannya. Proyek pembangunan pabrik baru perseroan yang hampir rampung ialah pabrik di Pemalang, Jawa Tengah.

Lukman menyebutkan progres pembangunannya hampir final dan pertengahan tahun ini diharapkan dapat beroperasi. "Targetnya pabrik di Pemalang bulan Juni 2020 ini bisa selesai," sebutnya.

Dengan adanya pabrik baru tersebut, kapasitas produksi Panca Budi akan naik 121.000 ton per tahun ini. Sebelumnya sampai akhir 2019, kata Lukman, perusahaan telah meningkatkan kapasitas produksi hingga kisaran 100.000 ton per tahun.

Baca Juga: Larang ekspor masker, Menteri Perdagangan siapkan aturannya

"Sementara di awal tahun kemarin kapasitas (produksi) kami baru sekitar 91 ribu ton," urainya. Anggaran pembangunan pabrik baru tersebut memakan dana kurang lebih Rp 100 miliar.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×