kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.100   20,00   0,11%
  • IDX 5.447   58,84   1,09%
  • KOMPAS100 705   8,36   1,20%
  • LQ45 549   4,58   0,84%
  • ISSI 187   3,18   1,73%
  • IDX30 307   1,72   0,56%
  • IDXHIDIV20 404   4,19   1,05%
  • IDX80 81   0,85   1,06%
  • IDXV30 113   1,87   1,69%
  • IDXQ30 102   0,69   0,68%

Respons Pengelola Pusat Perbelanjaan Terkait Demonstrasi 27 Agustus di Jakarta


Rabu, 26 Agustus 2026 / 19:45 WIB
Respons Pengelola Pusat Perbelanjaan Terkait Demonstrasi 27 Agustus di Jakarta
ILUSTRASI. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Lanskap kota Jakarta dilihat dari ketinggin (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026 oleh sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa turut menjadi perhatian pengusaha pengelola pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja mengatakan bahwa pengelola pusat perbelanjaan telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam mengantisipasi berbagai situasi dan kondisi, termasuk tentunya yang berkaitan dengan aksi demonstrasi.

"Adapun SOP berisi berbagai tahapan antisipasi dengan mengedepankan ataupun mengutamakan faktor keamanan dan kenyamanan pengunjung," kata dia kepada Kontan, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga: Festival Jakarta Great Sale 2026 Catatkan Transaksi Rp 26,8 Triliun

Alphonzus menyebutkan, dengan adanya aksi demonstrasi, umumnya kunjungan ke pusat perbelanjaan juga akan terpengaruh terutama jika ada penutupan akses jalan di beberapa titik.

"Kunjungan dapat terpengaruh terutama bagi pusat perbelanjaan yang lokasinya berdekatan dengan tempat demonstrasi," imbuh Alphonzus.

Akan tetapi, secara umum, ia bilang pengelola pusat perbelanjaan menilai bahwa pemerintah akan mengawal pelaksanaan demonstrasi agar berlangsung kondusif. Khususnya, lanjut dia, mengingat aksi demonstrasi merupakan hak demokrasi rakyat.

"Pusat perbelanjaan yakin dan percaya pemerintah akan melakukan upaya terbaik dalam mengawal pelaksanaan demonstrasi," tandasnya.

Sebagai informasi, sejumlah kelompok masyarakat dari berbagai daerah dikabarkan siap menuju Jakarta untuk berpartisipasi dalam aksi besok Kamis, 27 Agustus 2026.

Baca Juga: Daya Beli Belum Pulih, Pelaku Pusat Belanja Bidik Transaksi Rp 38 Triliun di ISF 2026

Adapun massa yang datang membawa sejumlah tuntutan, mulai dari desakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset hingga penerapan hukuman mati bagi koruptor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×