kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rini Soemarno mulai pilih calon Dirut KAI


Senin, 27 Oktober 2014 / 23:19 WIB
ILUSTRASI. 4 Panduan Cara Cek Rekening Penipu secara Online Agar Transaksi Aman. Foto KONTAN/Muradi/2017/05/25


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tak salah jika Presiden Joko Widodo menyebut Rini Mariani Soemarno sebagai "Si Supercepat" yang lincah. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang baru saja diambil sumpah jabatannya pada hari ini tersebut langsung "tancap gas" memilih figur-figur yang bakal menjadi pucuk pimpinan di BUMN.

"Untuk PT KAI (Persero), saya meminta (profil) background direksi yang ada. Nanti malam saya akan pelajari," ungkap Rini kepada wartawan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (27/10).

Sebagaimana diketahui, Ignasius Jonan, perombak perkeretaapian nasional, dipilih Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Perhubungan. Selain Jonan, ada tiga perusahaan pelat merah lagi yang terpaksa kehilangan pucuk pimpinannya lantaran dipercaya Presiden Joko Widodo untuk menjadi menteri di kabinetnya.

Rini menuturkan, dari ketiganya, dia berharap PT KAI (Persero) adalah perusahaan BUMN yang pertama segera menemukan direktur utama. Dia berharap proses pengangkatan dirut PT KAI (Persero) bisa dilakukan secepatnya.

"Mengingat itu adalah transportasi publik di mana keamanan menjadi nomor satu, tentunya (keberadaan) dirut menjadi sangat penting di sana yang menjadi penanggung jawab keamanan masyarakat," ujar Rini.

Selain Jonan, Rini juga memiliki pekerjaan rumah untuk menyeleksi pengganti Arief Yahya sebagai Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero), serta pengganti Sudirman Said sebagai Direktur Utama PT Pindad (Persero). "Jadi, tiga posisi yang memang harus dianalisis," kata Rini. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×