kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Robohnya jembatan Babat-Widang ganggu salah satu jalur distribusi Semen Indonesia


Rabu, 18 April 2018 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. Penurunan penggunaan semen


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ambruknya sisi barat jembatan Babat-Widang yang menghubungkan Kabupaten Tuban dan Lamongan rupanya berdampak pada distribusi perusahaan semen PT Semen Indonessia Tbk. Jembatan itu terhubung langsung dengan jalan raya Gresik–Babat di mana anak perusahaan Semen Indonesia, PT Semen Indonesia Distributor berada.

Corporate Secretary Semen Indonesia Agung Wiharto menjelaskan, ambruknya jembatan itu memberikan pengaruh pada distribusi Semen Indonesia. “Kita di Jawa Timur ada delapan area pemasaran, jalur itu satu di antara delapan,” katanya saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu (18/4).

Karena akses jalan itu saat ini mengalami kelumpuhan, Semen Indonesia harus menggunakan jalur lain melalui jalan Daendels. Jalur itu disebut Agung sedikit banyak memberikan dampak pada efisiensi operasional.

Ia menyebut jalan itu menambah waktu tempuh menjadi 30 menit sampai 50 menit lebih lama. “Mungkin kalau antri bisa sampai satu jam, tapi itu cuma satu dari delapan area, jadi tidak terlalu signifikan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×