kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Robohnya jembatan Babat-Widang ganggu salah satu jalur distribusi Semen Indonesia


Rabu, 18 April 2018 / 21:08 WIB
ILUSTRASI. Penurunan penggunaan semen


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ambruknya sisi barat jembatan Babat-Widang yang menghubungkan Kabupaten Tuban dan Lamongan rupanya berdampak pada distribusi perusahaan semen PT Semen Indonessia Tbk. Jembatan itu terhubung langsung dengan jalan raya Gresik–Babat di mana anak perusahaan Semen Indonesia, PT Semen Indonesia Distributor berada.

Corporate Secretary Semen Indonesia Agung Wiharto menjelaskan, ambruknya jembatan itu memberikan pengaruh pada distribusi Semen Indonesia. “Kita di Jawa Timur ada delapan area pemasaran, jalur itu satu di antara delapan,” katanya saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu (18/4).

Karena akses jalan itu saat ini mengalami kelumpuhan, Semen Indonesia harus menggunakan jalur lain melalui jalan Daendels. Jalur itu disebut Agung sedikit banyak memberikan dampak pada efisiensi operasional.

Ia menyebut jalan itu menambah waktu tempuh menjadi 30 menit sampai 50 menit lebih lama. “Mungkin kalau antri bisa sampai satu jam, tapi itu cuma satu dari delapan area, jadi tidak terlalu signifikan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×