kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Rumput laut didorong masuk bursa berjangka


Senin, 14 September 2015 / 11:32 WIB


Reporter: Fahriyadi | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemdag) tengah mengkaji usulan untuk memasukkan komoditas rumput laut sebagai komoditas pasar berjangka.

Hal ini dilakukan untuk melindungi petani rumput laut yang selama ini tidak memiliki kepastian dari sisi harga jual di pasar ekspor karena nilainya selalu berfluktuasi.

Sutriono Edi, Kepala Bappebti menuturkan bahwa Indonesia saat ini merupakan salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia dengan potensi yang besar di pasar ekspor. "Namun, peluang besar ini sering terganggu oleh harga yang terus berfluktuasi," ujarnya pekan lalu.

Dia menambahkan bahwa usulan ini tengah dimatangkan bersama instansi lain seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Perindustrian (Kemperin). Dia menyatakan, sambil mematangkan rencana ini, pemerintah pun terus memantau pergerakan harga rumput laut di berbagai sentra produksi rumput laut di seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×