kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rupiah Perkasa, Industri Pulp dan Kertas Lega


Kamis, 30 Juli 2009 / 18:25 WIB
Rupiah Perkasa, Industri Pulp dan Kertas Lega


Reporter: Nurmayanti |

JAKARTA. Keperkasaan rupiah terhadap dolar AS berimbas pada industri pulp dan kertas domestik. Bulan Juli ini, harga pulp naik dari US$ 400 per ton menjadi US$ 550 per ton. Sementara itu, harga kertas juga mumbul dari US$ 700 menjadi US$ 1.000 per ton.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) M Mansyur, rupiah yang makin berotot ini ikut memberikan andil kenaikan harga produk pulp dan kertas Indonesia. Sebab, para pembeli memiliki lebih banyak uang. Selain itu, daya beli mereka juga kembali menguat setelah sempat melemah karena terhantam dampak krisis ekonomi global.

Mansyur mengakui, harga pulp dan kertas saat ini belum menyamai tahun lalu. Pada pertengahan 2008, harga pulp mencapai titik tertinggi hingga US$ 770 per ton. Sedangkan harga tertinggi kertas hingga US$ 1.300 per ton.

“Tapi kami yakin harga akan terus naik hingga akhir tahun. Ini sudah satu hal yang baik bagi kita,” kata Mansyur, Kamis (30/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×