kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rute Transjakarta gratis diperpanjang ke Semanggi


Kamis, 18 Desember 2014 / 11:48 WIB
ILUSTRASI. Pajak Daerah: Petugas Samsat Jakarta Utara menunjukkan stiker 'Objek Pajak' di depan mobil mewah Bentley


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rute Bus Transjakarta gratis yang disediakan Pemerintah Provinsi Jakarta diperpanjang hingga Semanggi. Bus yang berjumlah 10 itu untuk mengakomodasi pengendara motor di kawasan larangan sepeda motor, Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat.

Seorang petugas bus gratis, Yudi, mengatakan, perpanjangan rute itu berlaku mulai hari ini, Kamis (18/12). Rute yang diperpanjang diharapkan lebih mampu mengakomodasi kebutuhan pengendara motor.

Namun tidak semua dari total 10 bus yang dioperasikan memiliki rute hingga Semanggi. "Kan selang-seling, ada yang cuma sampai HI (Bundaran Hotel Indonesia). Jadi nanti kami kasih tahu ini bus yang sampai Semanggi atau cuma sampai HI," jelas pria berbatik merah dengan tulisan Transjakarta ini.

Bus tansjakarta yang disediakan gratis tersebut sama seperti transjakarta biasanya. Namun bus tersebut mngambil lajur paling kiri.

Bus tersebut berhenti di setiap halte reguler sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat. Misalnya Halte Bundaran HI, Halte Museum Nasional, Halte Harmoni, dan seterusnya.

Pantauan Kompas.com, Kamis pagi, belum banyak pengendara motor yang memanfaatkan bus-bus gratis tersebut. Satu bus bisa hanya diisi kurang dari 10 orang.

Sementara itu, bus lainnya yang disediakan untuk mengakomodasi pengendara motor adalah bus tingkat City Tour. Namun bus tersebut juga belum dipenuhi oleh pengendara motor, melainkan oleh wisatawan.

Tampak dari luar bus, ibu-ibu dengan anak-anaknya, anak-anak berusia sekolah, dan wisatawan lain yang membawa kamera. Kebanyakan dari mereka memilih tempat duduk di lantai 2 bus. (Unoviana Kartika)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×