kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Sarana Menara Nusantara targetkan penambahan sewa 1.100 menara sampai akhir 2018


Minggu, 04 November 2018 / 16:50 WIB
ILUSTRASI. Protelindo


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Menara Nusantara telah mencatat penambahan jumlah sewa menara dari 27.918 di kuartal II 2018 menjadi 28.113 di kuartal III 2018. Adapun penambahan itu juga didorong oleh penambahan menara telekomunikasi perusahaan dengan kode saham TOWR itu, dari 16.790 menara di kuartal II 2018 menjadi 17.234 di kuartal III 2018.

Catatan Kontan.co.id menyebut, untuk investasi satu menara, biaya yang dibutuhkan perusahaan adalah Rp 1 miliar. Dengan penambahan sebanyak 444 menara itu, maka diperkirakan Sarana Menara Nusantara telah menghabiskan Rp 444 miliar sepanjang Juli 2018 hingga September 2018.

Wakil Direktur Utama TOWR Adam Ghifari mengatakan, hingga akhir tahun pihaknya menargetkan 1.100 tambahan penyewa. Artinya, total sewa yang saat ini sebanyak 28.113 diharapkan bisa mencapai 29.213 penyewa. “Saat ini tenancy ratio 1,63,” katanya kepada Kontan.co.id, Minggu (4/11).

Adapun tenancy ratio yang dimaksud merujuk pada rata-rata jumlah penyewa dalam satu menara milik Sarana Menara Nusantara. Jumlah itu berarti dalam satu menara, jika dirata-rata terdapat 1,63 penyewa.

Saat ini, XL Axiata merupakan penyewa terbesar dengan total titik sewa 9.404. Kemudian diikuti operator seluler Tri 8.573 titik sewa, Telkomsel 5.936 titik sewa, Indosat 1.727 titik sewa, Smartfren 1.171 titik sewa, dan First Media 974 titik sewa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×