kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Sebelas bulan di 2011, volume penjualan mobil naik 21%


Minggu, 11 Desember 2011 / 17:34 WIB
Sebelas bulan di 2011, volume penjualan mobil naik 21%
ILUSTRASI. Mahasiswa, inilah 8 kegiatan yang dibatasi selama PSBB Jawa dan Bali. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Arif Wicaksono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Volume penjualan mobil pada periode Januari - November 2011 meningkat sebesar 21% dibanding periode yang sama tahun lalu. Dalam sebelas bulan di tahun ini, volume penjualan mobil sudah mencapai 810.765 unit, dibanding tahun lalu sejumlah 671.769 unit.

Pertumbuhan ini terhitung luar biasa, karena pada tahun ini industri otomotif terkena dua bencana cukup besar, yaitu tsunami di Jepang dan banjir Thailand.

Namun, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia(Gaikindo) menunjukkan, khusus untuk penjualan November 2011, penjualan hanya sekitar 67.684 unit, atau merosot 20,7% dibandingkan bulan Oktober yang mencapai 85.425 unit.

Ketua Gaikindo Jongkie D Sugiarto menuturkan, walaupun penjualan untuk November turun dibanding bulan sebelumnya, namun secara total industri mobil bertumbuh. Hal ini disebabkan oleh kokohnya perekonomian Indonesia pada tahun ini. "Lihat saja walaupun Eropa krisis dan Thailand banjir kita tetap bisa stabil," tuturnya, Minggu (11/12).

Menurut Jongkie, dengan melihat total penjualan hingga November, maka target akhir tahun yang dicanangkan sebesar 850.000 unit dipastikan
akan bisa segera terlampaui.

Adapun, untuk volume penjualan 2012, Jongkie memprediksi, bisa melebihi 900.000 unit dengan syarat perekonomian Indonesia minimal bisa sekuat tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×