kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45941,14   4,65   0.50%
  • EMAS1.029.000 0,19%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Sejumlah Platform E-Commerce Tercatat Menerapkan Biaya Layanan Transaksi


Selasa, 25 Oktober 2022 / 19:32 WIB
Sejumlah Platform E-Commerce Tercatat Menerapkan Biaya Layanan Transaksi
ILUSTRASI. Sejumlah perusahaan e-commerce diketahui mulai memberlakukan kebijakan biaya atas transaksi yang dilakukan oleh para konsumennya. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perusahaan e-commerce diketahui mulai memberlakukan kebijakan biaya atas transaksi yang dilakukan oleh para konsumennya.

Salah satunya adalah Tokopedia. E-commerce yang menjadi bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ini mengonfirmasi telah menerapkan biaya jasa aplikasi sebesar Rp 1.000 setiap transaksi per 3 Agustus 2022 lalu.

Ekhel Chandra Wijaya, Head of External Communications Tokopedia menyampaikan, biaya jasa aplikasi ini berlaku pada transaksi produk fisik baik melalui situs maupun aplikasi Tokopedia.

Di sisi lain, biaya jasa aplikasi tidak berlaku untuk transaksi produk keuangan, produk digital, TopAds, zakat, dan donasi, kecuali transaksi pembulatan emas, donasi, atau pulsa yang disertakan dalam pembelian produk fisik.

Baca Juga: Transaksi E-Commerce Melonjak 22,1% di Semester I-2022

“Melalui kebijakan ini Tokopedia terus berupaya meningkatkan kualitas pengalaman pengguna,” kata Ekhel, Selasa (25/10).

Lantas, terlepas dari adanya biaya jasa aplikasi tersebut, Manajemen Tokopedia pada dasarnya sangat mengapresiasi perhatian para pengguna terhadap aplikasi Tokopedia. Tak hanya Tokopedia, Shopee juga memberlakukan biaya layanan sebesar Rp 1.000 untuk tiap transaksi melalui situs atau aplikasi e-commerce asal Singapura tersebut.

Di sisi lain, JD.ID justru menyatakan bahwa sampai saat ini tidak menerapkan biaya layanan transaksi apapun. “Hal ini untuk kenyamanan berbelanja dan kemudahan bagi para pelanggan kami,” kata Setya Yudha Indraswara, Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, hari ini (25/10).

Ia menambahkan, JD.ID tidak hanya meniadakan biaya layanan transaksi, melainkan juga masih aktif menjalankan program Super 8 Electronic Mega Sale (Super8) yang telah berjalan sejak bulan Agustus lalu.

Baca Juga: Bukan Ekspor, tapi Pungutan Marketplace Bisa Jadi Andalan Penerimaan Pajak

Melalui program Super8, JD.ID menyediakan layanan dan produk terbaik dengan harga paling hemat bagi masyarakat Indonesia. Program ini juga diadakan JD.ID dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia pada Agustus silam.

“Progam Super8 terus berjalan sampai akhir tahun nanti dan para pelanggan dapat memperoleh berbagai keuntungan,” pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Complete Three Statement Modeling

[X]
×