kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.516   16,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Shrimp Club Indonesia genjot produksi udang 10%


Kamis, 12 April 2012 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas produksi air mineral dalam kemasan (AMDK) Le Minerale di pabrik Mayora Grup, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (16/10/2019).  Surya/Ahmad Zaimul Haq


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Produksi udang anggota Shrimp Club Indonesia (SCI) diperkirakan naik 10% tahun ini. Adanya revitalisasi tambak udang di pantai utara Jawa (Pantura) dan Sumatera, menjadi faktor pendorong kenaikan produksi si bongkok itu.

Iwan Sutanto, Ketua SCI menyatakan, produksi udang anggota SCI tahun ini diperkirakan mencapai 132.000 ton, atau naik ketimbang tahun lalu sebanyak 120.000 ton. "Tahun ini banyak yang buka lahan tambak baru, atau pemanfaatan tambak yang mangkrak," kata Iwan, Rabu (11/4).

Tahun ini, luas lahan tambak udang SCI capai 20.000 hektare (Ha) naik 5.000 Ha dibandingkan tahun lalu. Selain di Pantura, penambahan lahan tambak udang baru juga ada di Sumatera seperti Medan dan Lampung.

Menurut Iwan, Lampung dan Pantura adalah wilayah yang mendominasi produksi udang. Dalam perhitungan Iwan, kedua wilayah ini menyumbang 60% dari total produksi udang anggota SCI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×