kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.681   95,00   0,54%
  • IDX 6.472   -251,11   -3,73%
  • KOMPAS100 859   -34,44   -3,86%
  • LQ45 638   -19,89   -3,02%
  • ISSI 234   -9,05   -3,73%
  • IDX30 363   -8,57   -2,31%
  • IDXHIDIV20 448   -7,19   -1,58%
  • IDX80 98   -3,63   -3,57%
  • IDXV30 127   -2,78   -2,14%
  • IDXQ30 117   -2,18   -1,83%

Siap-Siap, Tiket Kereta Lebaran Mulai Dijual 26 Februari


Kamis, 16 Februari 2023 / 18:14 WIB
ILUSTRASI. Penumpang Kereta Api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membuka penjualan tiket kereta api Lebaran 1444 H mulai Minggu (26/2).


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membuka penjualan tiket kereta api Lebaran 1444 H mulai Minggu (26/2).

Khusus penjualan tiket Angkutan Lebaran kali ini, KAI menerapkan kebijakan dengan aturan menjual tiket mulai H-45 sebelum keberangkatan. Sehingga per 26 Februari 2023, pelanggan sudah dapat membeli tiket untuk keberangkatan 12 April 2023.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, perubahan ini dilakukan untuk semakin meningkatkan pelayanan serta memberikan kesempatan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanannya dengan kereta api pada masa Angkutan Lebaran.

“Dalam rangka menghadapi angkutan Lebaran ini, KAI akan melakukan berbagai kesiapan baik pada sarana, prasarana, maupun sumber daya manusia,” ujar Joni melalui keterangan tertulis, Kamis (16/2).

Baca Juga: KCIC Minta Perpanjangan Masa Konsensi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi 80 Tahun

Untuk menjamin keselamatan perjalanan, KAI bersama seluruh stakeholder akan melaksanakan kegiatan ramp check atau inspeksi keselamatan standar pelayanan minimum di seluruh wilayah operasi kereta api.

“Para petugas KAI juga terus dipersiapkan untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api,” kata Joni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×