kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.973   60,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Sucofindo Targetkan Pendapatan Rp 22 Miliar


Rabu, 31 Maret 2010 / 17:46 WIB


Reporter: Gloria Haraito | Editor: Test Test

JAKARTA. Di tengah membanjirnya produk China akibat Asean China Free Trade Agreement (ACFTA), lembaga sertifikasi justru kelimpahan berkah. Kini label sertifikasi menjadi strategi pemasaran yang jitu dalam menghadapi persaingan.

Presiden Direktur PT Sucofindo, Arief Safari menjelaskan, sertifikasi dapat membantu Pemerintah dalam mengendalikan peredaran barang. "Dengan memberlakukan wajib standar nasional Indonesia (SNI) pada setiap barang yang masuk, maka barang-barang impor yang tidak berkualitas bisa tersisihkan," terang Arief pekan silam. Ini agar pasar kita tidak menjadi buangan produk-produk impor yang tidak bermutu.

Arief pun mengakui, persaingan dengan produk impor yang makin ketat membuat permintaan sertifikasi meningkat. Menghadapi hal ini, Sucofindo punya banyak produk sertifikasi yang diberikan melalui Sucofindo International Certification Services (SICS).

Beberapa produk SICS antara lain sistem manajemen mutu ISO 9001:2000 dan ISO 9001:2001, sistem manajemen lingkungan ISO 14001:2004, serta sistem manajemen kemanan dan kesehatan yang melingkupi OHSAS 18001:2007, HACCP, dan ISO 22000. SICS juga mengeluarkan sertifikasi produk lewat Standar Nasional Indonesia (SNI) serta rekomendasi SMK3.

Tahun ini, Sucofindo menargetkan pelanggan SICS meningkat 30%. Ini setara dengan pendapatan SICS yang ditargetkan mencapai Rp 22 miliar. Target ini naik 37,5% dibandingkan dengan pendapatan SICS tahun 2009 yang sebesar Rp 16 miliar.

Sementara secara total, Sucofindo menargetkan pendapatan tahun ini bisa mencapai Rp 1,4 triliun, atau naik 27,2%. Lalu laba bersih diharapkan bisa mencapai Rp 77 miliar, naik 83,3% dibandingkan dengan laba bersih 2009 yang sebesar Rp 42 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×