kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Survei BI prediksi Medan menjadi kota dengan kenaikan harga hunian tertinggi


Kamis, 13 Februari 2020 / 15:36 WIB
Survei BI prediksi Medan menjadi kota dengan kenaikan harga hunian tertinggi
ILUSTRASI. Kenaikan harga hunian di Medan diprediksi paling tinggi se Indonesia

Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kota Medan diprediksi akan mencatatkan kenaikan harga rumah tertinggi se-Indonesia.  Menurut Survei Harga Properti Residensial yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan harga properti residensial di ibu kota Sumatra Utara tersebut sebesar 6,40% secara tahunan pada triwulan pertama 2020. 

Meski tertinggi, namun pertumbuhan ini sebenarnya melandai dibanding kuartal IV-2019 yang capai sebesar 6,96%. 

"Berdasarkan wilayah, kenaikan harga rumah tertinggi pada triwulan pertama 2020 diperkirakan terjadi di Kota Medan," tulis BI dalam laporannya yang dilansir Kamis (13/2). 

Baca Juga: Pengembang properti Hong Kong beri diskon sewa ritel, di tengah ancaman virus corona

Posisi kedua dengan pertumbuhan harga tertinggi ditempati Kota Manado. BI memprediksi, pertumbuhan harga rumah di Manado mencapai 1,76%. Lagi-lagi kenaikan ini lebih rendah dari perkiraan kuartal IV tahun lalu yang sebesar 2,48%. 

Adapun Kota Batam diperkirakan mengalami kontraksi harga karena turun 2,32% pada periode Januari hingga Maret ini. Di kuartal sebelumnya, harga hunian di kota Batam masih naik 0,25%.

Bank sentral Indonesia ini juga memperkirakan, pertumbuhan harga rumah meningkat namun terbatas. Kondisi ini juga terjadi pada periode sebelumnya. 

Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan kuartal IV-2019 tumbuh 0,30% secara kuartalan (qtq) atau lebih lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya. 

"Pada triwulan I-2020, pertumbuhan IHPR diperkirakan meningkat terbatas menjadi 0,43% (qtq)," tulis BI. (Rosiana Haryanti)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei BI: Medan Catat Kenaikan Harga Rumah Tertinggi Se-Indonesia".




TERBARU

Close [X]
×