kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Surya Esa (ESSA) jajaki rencana pabrik baru


Rabu, 04 September 2019 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Paparan publik PT Surya Esa Perkasa Tbk ESSA


Reporter: | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA, anggota indeks Kompas100 ini) sedang menjajaki kemungkinan untuk membangun pabrik baru.

Pasalnya, utilisasi kedua pabrik yang mereka miliki sudah melebihi 100%. "Kapasitas produksi sudah melebihi 100%, sudah tidak bisa menambah kapasitas produksi lagi," ungkapnya, Rabu (4/9).

Baca Juga: Surya Essa (ESSA) optimalkan produksi amonia

Oleh karena itu, ESSA sedang mendiskusikan rencana untuk membangun pabrik anyar entah itu pabrik elpiji ataupun amonia. "Kita masih cari-cari, menjajaki kemungkinan itu (pabrik baru), belum diputuskan," imbuhnya.

Adapun dua pabrik mereka saat ini terdiri dari elpiji dengan kapasitas 66.000 ton per tahun dan pabrik amonia dengan kapasitas 700.000 ton per tahun.

Emiten berkode saham ESSA ini menjual amonia ke pasar ekspor seperti Jepang, Taiwan, Korea, ataupun China. Dalam penjualannya, mereka sudah menandatangani perjanjian offtake amonia hingga 2027.

Prakash menambahkan, untuk tahun ini ESSA belum ada investasi yang besar. Pada tahun ini perseroan hanya mengalokasikan belanja modal US$ 5 juta. "Belanja modal hanya untuk perawatan, karena pabrik kita sudah selesai dibangun dan berjalan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×