kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Suzuki hitung ulang target penjualan motor


Selasa, 06 September 2016 / 23:07 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Melihat tren penjualan motor yang stagnan, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata merivisi target penjualan motor secara nasional.

Sebelumnya, AISI memprediksi tahun ini jualan motor bisa mencapai 6,5 juta motor. "Tahun ini bisa turun 3%-4% menjadi 6,3 juta," kata Gunadi saat dihubungi KONTAN, Senin (6/9).

Gunadi mengatakan, target tersebut turun karena ada koreksi pertumbuhan ekonomi dari pemerintah. Menurutnya daya beli masyarakat sangat bergantung dengna kondisi pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga, menurutnya, tahun depan penjualan motor bisa naik 1%-2% sudah bagus.

"Diharapkan, tax amnesty jadi sentimen positif bagi pertumbuhan ekonomi kita," kata Gunadi.

Yohan Yahya, General Marketing and Sales 2 Wheels PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengakui, ada tren penurunan penjualan selama tujuh bulan terakhir. 

Oleh karena AISI merevisi target, Suzuki juga akan mengikuti. "Kita segera menyesuaikan juga," kata Yohan saat dihubungi KONTAN, Selasa (7/9).

Sebelumnya, Yohan mengaku bahwa tahun ini produk Satria masih menjadi penggerak utama penjualan Suzuki. Sebesar 70% penjualan motor SIS dari motor sport ini.

Dari data penjualan AISI, tercatat penjualan Suzuki sampai Juli 2016 tercatat sudah 34.915 unit. Tahun ini, SIS menargetkan bisa menjual sekitar 150.000 unit atau naik 10,75% dari realisasi penjualan tahun lalu sebesar 135.440 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×