kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Target Produksi Gula 2010 Bakal Meleset


Senin, 01 Februari 2010 / 23:55 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Produksi gula dalam negeri masih akan tertekan oleh faktor cuaca yang belum menguntungkan tanaman tebu. Akibatnya, target tahun 2010 sebanyak 2,9 juta ton diprediksi akan meleset menjadi 2,5 juta ton. Lagi-lagi, masalahnya adalah adanya faktor cuaca yang mengurangi tingkat rendemen gula pada tanaman tebu.

Menurut Staf ahli Asosiasi Gula Indonesia, Colosewoko, tahun 2010 ini Indonesia diprediksi masih membutuhkan impor gula untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri baik, untuk konsumsi maupun untuk industri. “Impor sudah tidak terelakan,” jelas Colosewoko.

Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar menyebutkan, pihaknya akan mempersiapkan kebijakan untuk mengisi kekurangan stok di dalam negeri termasuk dari impor.

“Aturan (impor) itu kita sempurnakan tanpa merugikan petani,” jelas Mahendra tanpa merinci rencana penyempurnaanya itu.

Kebijakan yang dikeluarkan tersebut menurutnya akan mengacu kepada dua faktor, pertama faktor harga internasional, kemudian faktor di dalam negeri. “Memang impor itu mesti kita kawal tanpa melupakan kebijakan permanen untuk swasembada gula,” terangnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×