kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Target produksi wuling capai 150.000 unit/tahun


Senin, 11 Januari 2016 / 10:44 WIB


Reporter: Emir Yanwardhana | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Perusahaan otomotif asal China, PT Saic General Motor Wuling (SGMW) Motor Indonesia tengah mempersiapkan pabrik perakitan mobil berkapasitas 150.000 unit per tahun di Indonesia. Pabrik di Greenland International Industrial Center, Sukamahi, Cikarang Pusat, Bekasi tersebut ditargetkan beroperasi mulai 2017.

Selain menyasar pasar Indonesia, SGMW Motor Indonesia yang terkenal dengan merek mobil Wuling di negeri asalnya itu akan memanfaatkan perdagangan bebas di ASEAN. "Nantinya, Indonesia akan menjadi basis ekspor di Asia tenggara," kata Xu Feiyun, Presiden PT SGMW Motor Indonesia kepada KONTAN, Kamis (7/1).

Dalam rencananya, SGMW Motor Indonesia akan memproduksi mobil multi purpose vehicle (MPV) serta suku cadang-nya. Karena Indonesia sebagai basis produksi ASEAN, Xu Feiyen mengklaim, tidak hanya mempersiapkan pabrik saja. Mereka juga mempersiapkan penjualan dan pelayanan purna jual. Xu menyatakan, kehadiran mereka di Indonesia bertujuan untuk bisnis jangka panjang.

Meski pasar mobil Indonesia saat ini sedang lesu, Xu Feiyun optimistis, penjualan mobil di Indonesia akan kembali bersinar. Untuk membangun pabrik di Indonesia, SGMW mengalokasikan dana senilai US$ 700 juta. Dana ini akan dibelanjakan secara bertahap.

Menanggapi investasi SGMW Motor Indonesia ini, Franky Sibarani, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berharap, akan ada dampak positif bagi Indonesia, terutama dalam hal penambahan tenaga kerja. "Pemerintah berusaha mewujudkan Indonesia menjadi basis produksi industri otomotif di ASEAN," kata Franky.

Merujuk data BKPM, perusahaan otomotif asal China ini janji menggelontorkan dana investasi senilai US$ 397,4 juta atau setara dengan Rp 4,9 triliun dengan kurs Rp 12.500 per dollar AS. Saat ini, SGMW Motor Indonesia telah membelanjakan dana senilai US$ 43,5 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×