kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Target serapan beras Bulog 3,2 juta ton


Rabu, 10 Juni 2015 / 19:29 WIB
Target serapan beras Bulog 3,2 juta ton
ILUSTRASI. Tanaman hias yang jadi tren di tahun 2024.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bulog menargetkan serapan beras sampai akhir tahun bisa mencapai 3,2 juta ton. Target ini lebih rendah dari target Pemerintah untuk menyerap 4 juta ton beras sampai akhir tahun.

Djarot Kusumayakti, Direktur Utama Bulog menyebut posisi hingga 9 Juni serapan Bulog telah mencapai 1,45 juta ton. Mengejar target penyerapan tersebut, Bulog telah bergerak menjalin kerjasama dengan Kementerian Pertanian untuk mengecek produksi pada setiap daerah.

Bulog akan mengoptimalkan empat cara untuk mengoptimalkan strategi pembelian ke petani. Pertama, mengoptimalkan empat saluran pengadaan gabah lewat satgas dan gabungan kelompok tani (gapoktan).

Kedua, sinergi dengan pemerintah daerah setempat untuk mendukung penyerapan produksi padi di sentra poduksi dan mengantisipasi anjloknya harga gabah. Ketiga, meningkatkan pelayanan untuk mitra kerja. Keempat, pemberitahuan pengadaan gabah secara berkala.

Lewat cara ini, Djarot optimis penyerapan akan lebih optimal. "Kami telah menambah satu direktur baru yakni direktur pengadaan. Tugasnya nanti bisa mengoptimalkan jumlah penyerapan di lapangan," tandas Djarot pada Rabu (10/6).


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×