kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.920   50,00   0,28%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Target serapan beras Bulog 3,2 juta ton


Rabu, 10 Juni 2015 / 19:29 WIB
ILUSTRASI. Tanaman hias yang jadi tren di tahun 2024.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bulog menargetkan serapan beras sampai akhir tahun bisa mencapai 3,2 juta ton. Target ini lebih rendah dari target Pemerintah untuk menyerap 4 juta ton beras sampai akhir tahun.

Djarot Kusumayakti, Direktur Utama Bulog menyebut posisi hingga 9 Juni serapan Bulog telah mencapai 1,45 juta ton. Mengejar target penyerapan tersebut, Bulog telah bergerak menjalin kerjasama dengan Kementerian Pertanian untuk mengecek produksi pada setiap daerah.

Bulog akan mengoptimalkan empat cara untuk mengoptimalkan strategi pembelian ke petani. Pertama, mengoptimalkan empat saluran pengadaan gabah lewat satgas dan gabungan kelompok tani (gapoktan).

Kedua, sinergi dengan pemerintah daerah setempat untuk mendukung penyerapan produksi padi di sentra poduksi dan mengantisipasi anjloknya harga gabah. Ketiga, meningkatkan pelayanan untuk mitra kerja. Keempat, pemberitahuan pengadaan gabah secara berkala.

Lewat cara ini, Djarot optimis penyerapan akan lebih optimal. "Kami telah menambah satu direktur baru yakni direktur pengadaan. Tugasnya nanti bisa mengoptimalkan jumlah penyerapan di lapangan," tandas Djarot pada Rabu (10/6).


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×