kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tarif listrik tidak naik hingga Juni 2017


Jumat, 24 Maret 2017 / 16:22 WIB
Tarif listrik tidak naik hingga Juni 2017


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) telah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik. Menteri ESDM, Ignasius Jonan bilang, hingga Juni nanti pemerintah tidak akan menaikkan tarif listrik.

"Arahan Presiden tarif tidak naik tiap tahun atau tiap tiga bulan. April sampai Juni listrik tidak naik," jelas Jonan pada Jumat (24/3).

Keputusan tersebut diambil karena saat ini pemerintah tengah berusaha untuk membuat rasio kelistrikan mencapai 100% pada 2019. Saat ini rasio kelistrikan baru mencapai 91%-92% karena masih ada sekitar 2.500 desa dengan hampir 400.000 kepala keluarga belum bisa menikmati listrik. Jugaada 10.000 desa yang penyaluran listriknya ala kadarnya, salah satu faktornya karena tarif listrik yang mahal.

"Coba kita bayangkan kalau dari bayi sampai 18 tahun menerima bahwa rumah yang ditinggali, desa yang ditinggali, tidak ada listrik. Kabel listrik PLN tiba-tiba masuk, tetapi tidak dapat listrik. Itu karena listriknya mahal," kata Jonan.

Untuk itu pemerintah akan terus mengatur tarif listrik ke depannya. Di sisi lain, pemerintah akan lebih banyak membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) yang dibangun di kepala sumur dan PLTU mulut tambang agar harga listrik bisa lebih terjangkau.

"Kami akan coba makin lama listrik makin terjangkau," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×