kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tender BWA Meleset dari Jadwal


Senin, 18 Mei 2009 / 07:44 WIB


Reporter: Nadia Citra Surya | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Para peserta tender broadband wireless access (BWA) mengeluhkan kesiapan pemerintah dalam menjalankan rangkaian proses lelang BWA. Sebab, banyak pertanyaan seputar proses lelang beserta persyaratan-persyaratannya yang diajukan tidak terjawab. Bahkan, proses Rapat Penjelasan (Anwijzing) pun sampai harus diadakan dua kali.

"Hingga saat ini, yang dilakukan masih tanya-jawab teknis lagi, sama sekali belum menyentuh materi harga," keluh seorang peserta tender dari Malang dalam Anwijzing II akhir pekan lalu. Padahal sebagian besar peserta, terutama yang tidak berbasis di Jakarta, berharap agar panitia segera mengumumkan harga penawaran.

Sebelumnya, Anwijzing direncanakan hanya diadakan satu kali saja, yakni pada 8 Mei 2009. Namun karena banyaknya pertanyaan dari 73 calon peserta tender, maka tanggal 15 Mei digelar lagi Anwijzing kedua. Padahal sebelumnya pada tanggal 11 Mei telah dijadwalkan sebagai masa penyerahan kelengkapan persyaratan untuk prakualifikasi termasuk penyerahan Bid Bond.

Akibat molornya jadwal Anwijzing tersebut pengumuman tentang reserved price atau harga dasar penawaran yang merupakan batas harga penawaran minimum pada lelang putaran pertama nanti pun turut terlambat. "Padahal kami butuh untuk segera tahu harga penawarannya untuk bisa menyusun business plan," imbuh peserta tersebut.

Sementara, Direktur Pengelolaan Spektrum Frekuensi Radio Ditjen Postel Tulus Rahardjo megatakan, pihaknya akan umumkan reserved price melalui pemberitahuan tertulis. Menurut Tulus, selaku tim seleksi lelang BWA, ada banyak hal baru yang mesti sama-sama dipelajari dalam proses tender BWA kali ini. Pasalnya sebagai sebuah teknologi baru, kedua belah pihak baik panitia penyelenggara maupun calon peserta tender masih awam terhadap banyak hal terutama menyangkut hal-hal teknis dan teknologinya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×