kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.629   76,00   0,43%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Toba Bara siap bangun PLTU Sulbagut-1 di 2018


Senin, 31 Juli 2017 / 14:25 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Toba Bara (Tbk) melalui anak usahanya PT Gorontalo Listrik Pedana (GLP) mengumumkan financial close (FC) pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sulbagut-1 berkapasitas 2 x 50 Megawatt (MW). Nilai investasi proyek ini US$ 210 juta–US$ 220 juta.

Direktur GLP, Juli Oktarian mengatakan, PLTU Sulbagut-1 berkapasitas 2 x 50 MW ini berlokasi Desa Tanjung Karang, Gorontalo Utara. Ini juga masuk dalam megaproyek ketenagaslistrikan 35.000 MW. Maka dari itu, proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2020.

“Target Comercial Operation Date/COD itu tiga tahun dari financial close yaitu tahun 2020,” terangnya di Graha CIMB, Senin (31/7).

Asal tahu saja, Gorontalo Listrik Perdana merupakan konsorsium dari PT Toba Bara yang memiliki mayoritas saham 60%, kemudian PT Toba Sejahtera dan Shanghai Electric Procurment and Construction Co, Ltd dengan porsi 20%.

Juli menambahkan, setelah mendapatkan persetujuan finansial close ini, pembangunan pembangkit akan dimulai pada kuartal I 2018. Targetnya proyek ini akan diselesaikan pada tahun 2020 dengan suplai batubara dari Toba Bara mencapai 600.000 ton per tahun – 650.000 ton per tahun. “Pendanaan dalam proyek ini diperoleh oleh Bank Mandiri dengan nilai investasi US$ 210 juta - US$ 220 juta,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×