kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

TOTO Tambah Gerai Baru


Kamis, 15 Agustus 2013 / 07:20 WIB
TOTO Tambah Gerai Baru
ILUSTRASI. Promo JSM Alfamart Mulai 18-20 Maret 2022.


Reporter: Aceng Nursalim | Editor: Herlina Kartika Dewi

JAKARTA. Untuk meningkatkan penjualan produknya, PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) akan mengembangkan jaringan pemasarannya. Yang terbaru, perusahaan telah membuka lima gerai yang berlokasi di pusat perbelanjaan.

Direktur PT Surya Toto Indonesia Tbk, Hanafi Atmadiredja menuturkan, saat ini perusahaan tengah menggenjot penjualan produk peralatan dapur. Untuk itu, perusahaan berkode emiten TOTO ini telah membuka gerai di beberapa pusat perbelanjaan besar di Jakarta, seperti Grand Indonesia, Pacific Place, Gandaria City, Lippo Mall Kemang, dan Emporium Pluit.

Untuk membuka gerai ini, Hanafi bilang, TOTO tak merogoh kocek terlalu besar. Pasalnya, perusahaan hanya mengeluarkan dana untuk menyewa gerai dengan harga kisaran Rp 100 juta hingga Rp 150 juta per bulan. "Luas lahan di setiap gerai bervariasi mulai dari 70 meter persegi (m²) hingga 300 m²," katanya, Rabu (14/8).

Dengan asumsi ini, artinya dalam satu tahun TOTO harus mengeluarkan dana sekitar Rp 6 miliar hingga Rp 9 miliar untuk membiayai lima gerai baru tersebut. Hanafi berharap, dengan tambahan gerai baru ini kontribusi penjualan produk peralatan dapur bisa meningkat menjadi 20% pada tahun ini, naik dari sebelumnya yang sekitar 5% dari total penjualan TOTO. Perusahaan itu akan kembali menambah jaringan pemasaraannya.

Saat ini TOTO tengah mengincar dua pusat perbelanjaan di Kelapa Gading dan Tangerang. "Kami masih ada di daftar tunggu untuk mengisi pusat perbelanjaan tersebut karena areanya sudah penuh. Kemungkinan tahun depan baru bisa kami isi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×