kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Toyota siap naikkan banderol mobil murah


Minggu, 21 September 2014 / 16:05 WIB
Intip Saham yang Banyak Dikoleksi Asing Kemarin Saat IHSG Menguat Tipis


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku sudah berniat menaikkan banderol mobil murahnya, Agya paling lambat Oktober 2014. Kenaikan ini, dilakukan setelah pemerintah melalui Kementerian Perindustrian mengizinkan kenaikan untuk Daihatsu lebih besar 6,6% sebagai produsen pertama LCGC di Indonesia.

"Kalau Oktober seharunsya sudah naik harganya, tetapi kami belum membicarakan lebih lanjut mengenai berapa kenaikan yang diputuskan nanti. Apakah plafon maksimal atau tidak," jelas Rahmat Samulo, Direktur Pemasaran TAM kepada KompasOtomotif, Sabtu (20/9).

Menurut Samulo, jika Toyota akhirnya memutuskan kenaikan plafon maksimal yang diizinkan pemerintah (6,6%), diprediksi tidak akan mengganggu daya beli konsumen. "Karena kenaikan ini praktis karena murni inflasi, jadi pengeluaran masyarakat pasti harusnya sudah bisa menyesuaikan," lanjut Samulo.

Dengan adanya izin kenaikan harga, maka lonjakan harga yang mungkin terjadi untuk varian terendah, E transmisi manual, yang dibanderol Rp 100,35 juta menjadi Rp 106,97 juta. Sedangkan, varian tertinggi Agya S TRD transmisi otomatis bisa jadi lebih mahal Rp 8,002 juta dari banderol saat ini, Rp 121,25 juta on-the road Jakarta.

"Kami masih pelajari apakah akan menaikkan secara bertahap atau sekaligus," tutup Samulo. (Agung Kurniawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×