kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Usai IPO, VKTR Teknologi Ekspansi Pabrik Bus Listrik dan Truk Listrik di Magelang


Senin, 10 Juli 2023 / 18:51 WIB
Usai IPO, VKTR Teknologi Ekspansi Pabrik Bus Listrik dan Truk Listrik di Magelang
ILUSTRASI. VKTR Teknologi Mobilitas (VTKR) Ekspansi Pabrik Bus Listrik dan Truk Listrik di Magelang./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/19/06/2023


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usai resmi Initial Public Offering (IPO) per Juni 2023, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) terus melanjutkan ekspansi bisnisnya. Kini VTKR mengembangkan fasilitas pabrik perakitan unit bus dan truk listrik.

Direktur Utama VKTR, Gilarsi W. Setijono mengatakan, langkah penting ini ditandai dengan telah dimulainya ekspansi fasilitas produksi di Magelang yang merupakan joint venture antara VKTR bersama PT Tri Sakti, melalui perusahaan patungan PT VKTR Sakti Industries.

Pada tahap pengembangan ini PT VKTR Sakti Industries juga berkolaborasi dengan perusahaan konstruksi ternama dari Cina, Automotive Engineering Corporation (AE Corp).

Berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, pabrik ini memiliki luas bangunan sebesar 1.8 hektar dan menempati lahan seluas 4,05 hektar, dengan kapasitas produksi mencapai 1.500 unit per tahun atau sebanyak 6 unit per hari di tahap awal.

Baca Juga: Mereka yang Cuan dari Pasar Mobil Listrik yang Semakin Melejit

Fasilitas ini akan memiliki kapabilitas untuk perakitan chassis (CKD), perakitan cabin, pengelasan, pengecatan, general assembly, trimming, debugging, retrifikasi untuk body & function test, rear truck body, final audit, serta testing.

“Ekspansi dan pengembangan fasilitas produksi ini adalah bukti kesungguhan kami dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission 2060," kata Gilarsi dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Senin (10/7).

"Kami berkomitmen untuk secara bertahap meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 80%," tambah dia.

Gilarsi menambahkan, fasilitas eksisting yang ada saat ini sudah siap berproduksi dan bahkan tengah dalam proses menyelesaikan batch pertama bus listrik BYD dengan karoseri lokal. Adapun ekspansi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kapasitas.

 

"Kami juga membuka kemungkinan untuk terus menambah kapasitas serta memperluas skala dan fasilitas, seiring dengan peningkatan volume produksi," tutur dia.

Sementara itu, Widodo selaku Founder Tri Sakti menyampaikan kerja sama ini menjadi lompatan besar, sekaligus menjadi sumbangsih bagi Indonesia. Sebagai pabrik kendaraan listrik pertama di bidang heavy mobility dan kendaraan niaga dalam negeri, Tri Sakti berkomitmen untuk memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×