kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.922   1,00   0,01%
  • IDX 7.247   139,92   1,97%
  • KOMPAS100 1.006   27,57   2,82%
  • LQ45 741   18,94   2,62%
  • ISSI 256   7,56   3,04%
  • IDX30 403   10,30   2,62%
  • IDXHIDIV20 506   17,13   3,50%
  • IDX80 113   3,10   2,81%
  • IDXV30 138   3,20   2,38%
  • IDXQ30 132   4,26   3,35%

Vivo jalin kemitraan dengan Erafone


Kamis, 03 November 2016 / 18:52 WIB
Vivo jalin kemitraan dengan Erafone


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Vendor ponsel asal China, Vivo, menjalin kemitraan dengan peritel ponsel Erafone dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Setelah kesepakatan ini, ponsel Vivo akan secara resmi tersedia di sekitar 90 gerai Erafone yang tersebar di 11 kota di Indonesia. 

CEO PT Vivo Mobile Indonesia, James Wei dalam siaran pers, Kamis (3/11) mengatakan, Indonesia adalah salah satu negara yang penting bagi strategi marketing Vivo, karena pertumbuhan pasar smart phone Indonesia terus menunjukkan peningkatan.

"Selanjutnya, Vivo Indonesia akan meningkatkan investasi di marketing, menyediakan produk-produk yang lebih kompetitif, layanan yang lebih baik dan mengintensifikasikan promosi kami melalui berbagai saluran promosi, seperti televisi, internet dan iklan," ujarnya.   

Sementara itu CEO Erajaya Retail Jeremy Sim mengungkapkan bahwa Erafone optimistis, dengan spesifikasi produk dan serta harga yang ditawarkan oleh Vivo, konsumen akan mempertimbangkan ponsel Vivo untuk dibeli.

Asal tahu saja, Vivo baru memasuki pasar Indonesia pada 2014. Untuk memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari pemerintah Indonesia, pada Maret 2016 Vivo sudah mengoperasikan pabrik di Cikupa, Tangerang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×