kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Wardah jaga pasokan bahan baku dengan efisiensi


Senin, 15 April 2019 / 17:30 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -TANGERANG. PT Paragon Technology and Innovation (PTI) yang memproduksi kosmetik Wardah sadar betul bahwa produksi pabrikan harus mempertimbangkan banyak hal agar tetap efisien. Apalagi bahan baku kosmetik berupa bahan kimia dan aromatik kebanyakan memang impor.

Disaat kurs dolar AS yang menguat terhadap rupiah, tentunya turut mempengaruhi kinerja perusahaan kosmetik nasional. Shabrina Salsabilla, Brand Manager Wardah Cosmetics mengungkapkan dari segi pra-produksi tim perusahaan berbekal riset yang matang dari R&D center nya, sehingga tetap mampu menghasilkan produk yang efisien namun bernilai tinggi.

Ia mencontohkan, sempat dalam kunjungan kerjanya di Swiss salah satu brand internasional yang juga memasok bahan baku dari suplier yang sama dengan PTI saja harus menaikkan harga berkali lipat ketika harga raw material naik. "Kami memang melakukan efisiensi yang ketat," ujar Shabrina disela-sela kunjungan media di pabrik PTI, Senin (15/4).

Selain itu perusahaan memang melakukan strategi penyesuaian harga, biasanya satu kali dalam setahun. Shabrina mengatakan bahwa konsumen kosmetik cukup sensitif dengan perubahan harga sehingga pengaturannya harus memperhatikan banyak aspek.

Saat ini Wardah memiliki 7 plant produksi di satu kawasan industri Jatake Tangerang dengan luas lahan mencapai 20 hektare. Secara kategori produksi memiliki jenis liquid, semi-solid dan powder dengan kapasitas produksi mencapai 135 juta pieces produk kosmetik setiap tahunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×