kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Wuling incar pelanggan perusahaan taksi dan rental


Minggu, 15 Oktober 2017 / 20:58 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan kendaraan untuk kebutuhan usaha ternyata masih dibutuhkan. Baik itu sebagai mobil rental, taksi regular bahkan taksi online.

Hanya saja saat ini bukan model sedan yang diincar, tapi juga mobil multi purpose vehicle (MPV). MPV bisa mengangkut jumlah penumpang lebih banyak dibandingkan model hatchback atau sedan juga lebih hemat BBM.

Sebagai pemain baru, Wuling Motors Indonesia juga tak menutup kemungkinan untuk menjual mobilnya ke perusahaan-perusahaan fleet tersebut. Brand and Marketing Director Wuling Motors Indonesia, Jason Ding menjelaskan, sudah ada perusahaan taksi yang melirik untuk membeli produknya.

Namun belum ada kesepakatan resmi. "Mereka banyak meminta beberapa fitur. Kami mesti negosiasi dan evaluasi karena banyak permintaan tertentu," kata Jason akhir pekan lalu.

Menurut Jason, Bali masih menjadi salah satu market yang penting untuk Indonesia. Apalagi dari jumlah turis dan usaha rental yang berpotensi jadi konsumen baru. "Kami bekerja dengan diler kami di Bali untuk mengambil kesempatan itu dan mereka sudah mulai datang ke diler-diler kami," tuturnya.

Salah satu pertimbangan konsumen saat ini memang dari sisi transmisi otomatis. Mengingat saat ini model Confero hanya menawarkan tranmisisi manual.

Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motors menjelaskan, saat ini pihaknya belum berencanaa untuk mengeluarkan model transmisi otomatis. Meski saat ini menurutnya sudah ada berbagai permintaan dari konsumen. "Kami sudah coba yang terbaik, dan pabrik baru juga beroperasi tiga bulan. Jadi untuk pengembangan model baru kami butuh waktu," tutur Dian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×